Kinerja Pansus Jadi Sia-sia Jika UU Pemilu Kembali Ke Yang Lama

Kinerja Pansus Jadi Sia-sia Jika UU Pemilu Kembali Ke Yang Lama

SHARE

Publik-News.com – Pembahasan RUU Pemilu saat ini selalu diakhiri dengan pembahasan alot atau deadlock hingga memunculkan wacana UU Pemilu itu akan dikembalikan ke yang lama. Hanura mengatakan jika UU Pemilu kembali ke yang lama, maka kinerja pansus menjadi sia-sia.

“Jangan sampai terjadi karena kerja Pansus selama ini sia-sia dan menghabiskan anggaran, nggak punya nilai sama sekali dan itu mendelegitimasi menurut saya, baik pemerintah ataupun dewan,” ucap Sekjen Hanura Sarifuddin Sudding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

Ia menjelaskan pembahasan RUU Pemilu menjadi pembahasan antara DPR dan Pemerintah. Sehingga penyelesaiannya menjadi tanggungjawab bersama.

“UU ini dibahas bersama-sama antara pemerintah dan DPR. Tidak bisa dikatakan ini kesalahan DPR semata-mata karena RUU menjadi UU manakala terjadi kesepakatan antara dewan dengan pemerintah,” tambahnya.

Menurutnya, keputusan MK terkait Pemilu serentak harus dirumuskan dalam RUU Pemilu. Maka itu, ia berharap pembahasan RUU Pemilu ini tidak alot.

“Kami tidak inginkan itu terjadi, artinya pembahasan RUU Pemilu yang sudah sekian lama dibahas lalu kemudian tidak menghasilkan sesuatu. Saya berharap ada poin yang baru dalam pembahasan UU tidak hanya mengadopsi turunan UU lama. Saya kira putusan MK harus dijabarkan dalam UU Pemilu ini,” ucapnya.(Fq)

 

SHARE
Comment