Kirim Surat Ke Jokowi, Pengacara Minta Kasus Habib Rizieq di SP3

Kirim Surat Ke Jokowi, Pengacara Minta Kasus Habib Rizieq di SP3

SHARE

Publik-News.com – Pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera mengaku sudah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi terkait kasus chat berbau pornografi yang dituduhkan kepada kliennya.

Menurutnya, kasus ini sudah melanggar undang-undang karena alat bukti yang didapat tidak sah. Maka itu, Kapitra meminta Jokowi segera memerintahkan Polri untuk menerbitkan SP3.

“Penyidikan Kasus Habib Rizieq Shihab yang barang buktinya didapat penyidik melalui intersepsi atau penyadapan oleh pihak yang tidak berwenang/ilegal, dilakukan oleh situs website www.4n5hot.com dan situs baladacintarizieq.com bertentangan dengan peraturan perundang-undangan,” kata Kapitra lewat keterangan tertulisnya, Selasa (20/6/2017).

Menurutnya, bukti yang didapat tidak sah untuk dipakai dalam proses penyidikan dan persidangan. Karena bukti itu didapat dari pihak yang dengan sengaja melakukan penyadapan.

“Alat bukti dalam kasus Habib Rizieq Shihab didapat (intersepsi/penyadapan) secara ilegal yang dilakukan oleh pihak yang tidak berwenang, tidak dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah dalam proses penyidikan maupun persidangan, karena merupakan pelanggaran terhadap HAM, Rights of Privacy dan bertentangan dengan UUD 1945,” ujar dia.

Resume dari kasus ini kata Kapitra sudah dikirimkan ke Jokowi. Ia  berharap Jokowi memerintahkan Polri mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Dimohonkan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia untuk memerintahkan Penyidik/Polri agar menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan kepada Habib Rizieq Shihab karena melanggar peraturan perundang-undangan khususnya putusan Mahkamah Konstitusi No. 20/PUU-XIV/2016 tanggal 7 September 2016,” ungkapnya. (Fq)

 

SHARE
Comment