Klarifikasi Aldwin Rahadian Terkait Pertemuannya dengan Dedi Mulyadi

Klarifikasi Aldwin Rahadian Terkait Pertemuannya dengan Dedi Mulyadi

SHARE

Publik-News.com – Pengacara kondang Aldwin Rahadian menyampaikan klarifikasi terkait banyaknya berita simpang siur dan terkesan dipolitisir terkait pertemuanya dengan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi. Menurut dia, berita yang simpang siur dan terkesan dipolitisir sejumlah media tersebut tidak benar adanya dan itu perlu dilusurkan

“Yang benar adalah Kang DM (Dedi Mulyadi) meminta saya secara profesional menjadi penasehat hukumnya karena ke depan beliau menghadapi proses pilgub jabar yang pasti akan semakin sangat dinamis,” kata Aldwin, Sabtu (6/6/2017).

Pertemuannya dengan Kang Dedi — panggilan akrab Dedi Mulyadi, bukan inisiatif dari Aldwin. Pengacara Buni Yani ini secara khusus diundang oleh Kang Dedi sendiri. Kang Dedi dan Aldwin merupakan sahabat lama dan mereka berdua pernah didaulat sebagai Presidum KAHMI Jawa Barat.

“Ya memang kami sama-sama di KAHMI dan berhubungan baik,” pungkas Aldwin yang juga sebagai Bendum DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI) ini.

Aldwin menyangkan pemberitaan media online yang menyebutkan pertemuan dirinya dengan Kang Dedi dikaitkan dengan Pilkada DKI Jakarta. Aldwin merupakan inisiator dan sekaligus penasehat relawan Bang Japar dalam memenangkan Anies-Sandi. Sekali lagi, pertemuan Aldwin dengan Kang Dedi tidak terkait dengan politik tapi murni urusan profesional.
.
“Saya sendiri seorang profesional, Advokat, yang kebetulan untuk Pilkada Jakarta memang saya pendukung utama Anis-Sandi Karena sangat mengenal figur hebat keduanya,” sebutnya.

Sebagai pengacara, selama ini Aldwin memang dikenal dekat dengan beberapa aktivis dan tokoh Islam, sehingga pertemuanya dengan Kang Dedi mendapat banyak sorotan, Mengingat beberapa kali ada tudingan, Dedi dianggap kurang Islami.

“Pak Dedi sebenarnya muslim yang taat, dia hanya punya visi atau konsep pembangunan yang berbasis budaya,” tutup Aldwin. (AN)

Comment