Komisi IX Bakal Panggil Orang Tua Korban Vaksin Palsu

Komisi IX Bakal Panggil Orang Tua Korban Vaksin Palsu

SHARE

Publik-News.com – Komisi IX DPR RI berencana memanggil pihak-pihak terkait, termasuk para orang tua anak belita yang menjadi korban vaksin palsu.

Pemanggilan kepada orang tua belita korban vaksin palsu ini sangat diperlukan keterangannya karena Komisi IX sudah membentuk Panitia Kerja Vaksin Palsu

“Orangtua, kita akan kita dengarkan apakah memang ada dampak terhadap anak-anak yang menerima vaksin palsu. Karena di beberapa pihak ada keluhan dari orang tua,” ujar Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ermalena, Kamis (21/7/2016).

Selain orang tua korban, Ermalena menambahkan, Panja Vaksin Palsu juga akan memanggil pihak lain seperti pihak rumah sakit, dokter, fasilitas kesehatan serta perusahaan yang memproduksi vaksin. Dan Panja ini baru akan mulai efektif bertugas pada pekan depan.

Menurut Ermalena, Panja Vaksin Palsu akan berfokus untuk mengevalusi rapat kerja dengan ‚ÄéKemenkes. Salah satunya Panja Vaksin Palsu akan memanggil pihak-pihak yang terkait untuk membicarakan sejumlah Permenkes. Menurutnya, ada empat permenkes yang bakal diminta untuk dievaluasi.

“Kita mengharapakan Permenkes itu bisa mengfungsikan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) dalam melaksanakan pengawasan obat dan makanan,” katanya.

Ia juga berharap panja dapat mengeluarkan rekomendasi kepada pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Lebih lanjut, Ermalena menamabhkan bahwa Komisi IX mendorong BPOM kembali difungsikan secara lebih luas untuk melakukan pengawasan dari pembuatan sampai penggunaan.

“Selama ini kita lihat peran BPOM, itu belum maksimal karena regulasinya BPOM yang membuat dia tidak maksimal menjalankan fungsinya,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembetukan panja vaksin palsu tersebut berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada saat rapat kerja. Ada 30 anggota di Komisi IX DPR tersebut.

(Hurri Rauf)

SHARE
Comment