Komisi IX DPR Minta Izin RS Mitra Keluarga Dicabut

Komisi IX DPR Minta Izin RS Mitra Keluarga Dicabut

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaunan Daulay menyayangkan penanganan pasien di RS Mitra Keluarga tidak berpihak pada warga yang kurang mampu sehingga menyebabkan kematian bayi Debora

Ia menyebut rumah sakit mempunyai kewajiban menangani pasien. Sebab, pasien kurang mampu sudah diberi jaminan oleh negara melalui BPJS.

Saleh kemudian mendesak agar izin dari RS Mitra Keluarga dicabut dikarenakan sudah lalai menangani pasien yang menyebabkan kematian.

“Bahwa pembayaran dengan BPJS itu bukan berarti gratis, melainkan masyarakat tetap membayar. Hanya saja yang membayar adalah negara. Anggaran untuk kesehatan itu sekitar Rp 34 triliun. Jadi, kalau RS Mitra Keluarga mengembalikan uang pasien karena sudah dibayar BPJS itu patut dipertanyakan,” kata Saleh saat dihubungi di Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Belum lagi, kata dia, pada 2019 nanti Indonesia sudah masuk dalam Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan semesta.

“Itulah yang menjadi catatan Komisi IX DPR. Sebab, negara ini wajib melindungi setiap warga negara. Karena itu kasus Debora ini menjadi motivasi untuk kita agar tidak diam,” tegasnya.(Fq)

 

 

SHARE
Comment