Komisi VI Tak Setuju Rencana Menteri BUMN Siapkan PT. Inalum Beli Saham...

Komisi VI Tak Setuju Rencana Menteri BUMN Siapkan PT. Inalum Beli Saham Freeport

SHARE

Publik-News.com – Anggota komisi VI DPR fraksi PDIP Darmadi Durianto mengatakan tidak setuju rencana menteri BUMN melakukan aksi korporasi mempersiapkan PT. Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membeli saham milik PT. Freeport. Alasannya, Inalum tidak cukup siap secara pendanaan sebagai perusahaan yang disiapkan untuk divestasi saham Freeport.

“Menurut saya, keuangan PT. Inalum harus diverifikasi apakah kuat mebeli saham Freeport. Dibutuhkan dana yang besar. Kalau hasil analisis kemungkinan Inalum nggak punya dana tersebut. Jadi kita keberatan dengan langkah tersebut,” ujar Darmadi di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Darmadi mengungkapkan Menteri Rini tak perlu memaksakan kehendak. Yang paling penting, menurut dia, Rini mengukur kemampuan daya tahan keuangan PT. Inalum sebelum didorong bersaing dalam bisnis Minerba.

Pasalnya, kata dia, belum tentu PT. Inalum nanti dapar bersaing melawan perusahaan induk pemilik saham mayoritas sekelas PT. Freeport.

“Kalau dananya nggak kuat, Nanti akan merusak daya saing Inalum,” ucapnya.

Lebih lanjut Darmadi mewanti-wanti, Rini tak mengandalkan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk dijadikan pendulum biaya divestasi saham PT. Freeport.

“PMN ngga boleh digunakan untuk beli saham. Tahun 2017 sudah ngga ada PMN. Pembelian saham Freeport di bidang pertambangan bukan prioritas utama. Dengan anggaran terbatas, sebaiknya fokus pada infrastruktur dan kedaulatan pangan,” paparnya.

SHARE
Comment