Komisi VIII DPR Temukan Penukaran Uang Yang Merugikan Jemaah Haji

Komisi VIII DPR Temukan Penukaran Uang Yang Merugikan Jemaah Haji

SHARE

Publik-News.com – Tim Pengawasan Haji DPR menemukan penukaran uang yang bisa merugikan jemaah haji. Penukaran uang itu memotong uang jemaah yang berlebihan.

Hal itu ditemukan saat Tim Pengawasan Haji DPR melakukan inspeksi mendadak (sidak) penyelenggaraan haji di sektor lima Kota Makkah, Arab Saudi.

“Kami kaget, ternyata selama ini terjadi praktik penukaran uang yang tidak lazim bagi jamaah haji yang ingin menukarkan uang riyal,” kata Wakil Ketua Komisi VIII, Iskan Qolba Lubis dalam siaran persnya kepada media di Jakarta, Senin (28/8/2017).

Kasus ini terjadi di Kloter 47 Jakarta dan sekitarnya (JKS). Jemaah yang hendak menukarkan uang riyal pecahan 500, setiap pecahannya dipotong 80 riyal.

Tidak hanya itu, kasus ini juga terjadi pada jemaah haji asal Medan. Menurut Iskan, ada salah satu jemaah menukarkan uang 500 riyal namun hanya menerima 450 riyal.

Menyikapi hal itu, Komisi VIII DPR akan meminta Bank Indonesia (BI) menyediakan pecahan 100 riyal agar tidak ada lagi penukaran uang yang bisa merugikan jemaah. Selain itu, Komisi VIII DPR meminta Kementerian Agama melakukan investigasi terkait adanya praktek itu.(Fq)

 

 

SHARE
Comment