Komisi X Pertanyakan Sumber Pemotongan Anggaran Tunjang Profesi Guru

Komisi X Pertanyakan Sumber Pemotongan Anggaran Tunjang Profesi Guru

SHARE

Publik-News.com – Pemotongan anggaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) telah diwacanakan pemerintah melalui menteri keuangan Sri Mulyani. Pemberlakuan itu disertai alasan karena terjadinya penurunan jumlah guru bersertifikat hingga mencapai 100 ribu guru.

Wakil ketua komisi X DPRRI Ferdiansyah menegaskan jangan sampai pemotongan anggaran TPG justru menjadikan pemerintah melanggar Undang-Undang. Pasalnya, kata dia, anggaran TPG memiliki legitimasi hukum yang pasti didalam Undang-Undang nomor 14 tahun 2000 tentang guru dan dosen.

“Guru itu khan pekerjaan profesionaal. Maakanya mendapatkan tunjangan profesi. Itu sudah diatur dalam UU nomor 14 tahun 2000,” ujar Ferdiansyah di gedung DPR, Jakarta, Rabu (31/8/20016).

Ferdiyansyah mengaku keberataan dengan maksud pemerintah memangkas anggaran TPG. Menurutnya, hal itu justru memperlihatkan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap negara dalam memberdayakan profesi guru.

“Masa tunjangan guru dipotong,” ucapnya.

Ferdiyansyah memastikan pihaknya akan mengajak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi terkait rencana pemangkasan anggaran TPG.

“Makanya nanti dengan Kemdikbud, motongnya itu sumbernya darimana. Dari ApBN di Kemendikbud atau dana transfer ke daerah. Nanti kita mempertanyakan itu,” jelasnya. (Ahmad)

SHARE
Comment