Komnas HAM Tolak Perppu Pembubaran Ormas

Komnas HAM Tolak Perppu Pembubaran Ormas

SHARE

Publik-News.com – Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menyatakan pihaknya menolak diterbitkannya Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas. Sebab, Perppu itu bisa keluar jika dalam keadaan yang genting.

“Ini perlu saya tegaskan lagi posisi Komnas HAM ini sangat menolak tegas (Perppu Ormas). Komnas HAM mempertanyakan kepada pemerintah dengan keluarnya Perppu Ormas,” ujar Pigai di kantor Komnas HAM, Jl Latuharhari, Jakarta Pusat, Jumat (14/7/2017).

Menurutnya, Perppu itu boleh keluar setelah adanya pernyataan negara kalau emergency. Jadi presiden harus menyatakan dulu jika negara ini dalam keadaan darurat atau tidak. Setelah adanya pernyataan presiden sebagai kepala negara baru boleh mengeluarkan perppu.

“Perppu dengan konten tertentu, itu secara akal sosial harus dibaca juga apakah itu betul-betul mengganggu. Ada 3 aspek yang harus diperhatikan, pertama karena ada pergerakan sosial atau tidak dengan kehadiran ormas. Kedua integrasi vertikal dengan adanya ormas mengganggu nggak suasana pembangunan nasional, suasana pelayanan pemerintah?,” ujar Pigai.

“Yang ketiga adanya ormas mengganggu integritas nasional tidak NKRI itu terganggu tidak? Ini kan menjadi landasan tetapi ingat ketiga aspek itupun harus dilalui lewat kajian. Hasil kajian pemerintah yang mengatakan bahwa adanya ormas membuat situasi genting. Nah dengan itu baru boleh ambil keputusan,” imbuhnya.

Maka itu, ia menyarankan kepada pihak yang tidak setuju dengan diterbitkannya Perppu ini bisa mengajukan gugatan ke pengadilan.

“Karena kebebasan berpendapat sudah dilindungi,” kata Pigai. (Fq)
 

SHARE
Comment