KPK Sebut Ada Pejabat Indonesia Terlibat Suap MAXPower

KPK Sebut Ada Pejabat Indonesia Terlibat Suap MAXPower

SHARE
AKADEMISI KRITISI KASUS KPK

Publik-News.com – KPK menyatakan terdapa indikasi kuat adanya pejabat negara yang terlibat dalam dugaan suap kontrak pembangkit listrik MAXPower Group. MaxPower sendiri merupakan perusahaan kontraktor pembangkit listrik asal Amerika Serikat untuk Asia Tenggara.

FBI menjadi lembaga yang tengah fokus menyelidiki kasus tersebut setelah adanya saluran informasi dari Departemen Kehakiman Amerika.

Untuk menelisik keterkaitan pejabat Indonesia tersebut, KPK memastikan akan turun tangan.

Wakil ketua KPK Laode M Syarif mengaku sudah mendapatkan informasi terkait nama yang bersangkutan dalam kasus tersebut.

“Hanya kita belum teliti. Tapi info yang kami dapatkan dari otoritas Amerika Serikat itu adalah melibatkan penyelenggara publik dan nilainya besar. Tentu iti jadi kewenangan KPK,” kata Laode di Jakarta, Kamis malam (6/10/2016).

Laode mengungkappkan bahwa dirinya telah berkordinasi dengan pihak FBI dalam melengkapi data-data penyelidikan. Akan tetapi, Laode belum bisa memastikan apakah nantinya akan melakukan investigasi bersama dengan FBI.

“Kami sudah hubungi pihak Amerika Serikat. Sebagian penyelidik dan penyidik kPK diminta keterangan, tapi apakah ini akan jadi investigasi bersama, itu belum diputuskan,” lanjutnya.

Seperti diketahui, hasil audit perusahaan MAaXPower menunjukkan adanya indikasi suap dan perilaku menyimpang dalam pelaksanaan tender proyek listrik di Indonesia. MAXPower merupakan perusahaan ppembangkit listri Amerika Serikat untuk Asia Tenggara dengan saham terbanyak dimiliki Standart Chartered. (Ahmad)

Comment