KPU Ijinkan Calon Kepala Daerah Tak Ikut Debat Kandidat, Asalkan…?

KPU Ijinkan Calon Kepala Daerah Tak Ikut Debat Kandidat, Asalkan…?

SHARE

Publik-News.com – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ferry Kurnia Rizkiyansyah, menjelaskan perihal adanya calon kepala daerah yang tidak bisa mengikuti debat kandidat yang di selenggarakanoleh KPU.

Menurut Ferry, KPU boleh saja memberikan ijin kepada calon kepalda daerah untuk tidak mengikuti debat, asalkan dengan sebuah syarat, yakni calon kepala daerah posisinya berada dalam kondisi yang mendesak

“Memang ada hal darurat seperti sakit, umroh ada surat keterangannnya, termasuk yang ditahan karena suatu alasan (baik oleh KPK, Polri maupun Kejaksaan),” kata Ferry, Selasa, 10 Januari 2017.

Fery menambahkan, KPU juga akan memberikan kesempatan kepada calon kepala yang tersandung kasus hukum, apabila institusi yang menanganinya memberikan ijin untuk mengikuti debat kandidat.

Lebih lanjut Fery memberikan contoh apa yang terjadi dengan calon wali kota cimahi, Atty Suharti. Saat ini ia menjadi tersangka dugaan suap dan ditahan oleh KPK. Calon ini, Kata Fery, boleh saja ikut debat kandidat apabila mendapatkan ijin dari KPK.

“Tetap nanti ada alasannya. Jadi kan itu suatu pemakluman. Kecuali kalau mereka (KPK) nanti mengizinkan. Jadi enggak masalah, kecuali kalau mereka dengan sengaja tidak hadir dalam debat. Itu kena sanksi,” kata Ferry.

Sebagai informasi, apabila terdapat calon kepala daerah tidak mengikuti debat kandidat yang diselenggarakan oleh KPU, maka calonĀ  itu akan mendapat sanksi berupa kehilangan penayanan iklan di media televisi. (Fq)

Comments

SHARE