KPU Sulawesi Tengah Gelar Kursus Kepemiluan

KPU Sulawesi Tengah Gelar Kursus Kepemiluan

SHARE

Publik-News.com – Mengambil tema mewujudkan keterampilan demokrasi yang partisipatif bagi komunitas pemilu, KPU Sulawesi Tengah menggelar acara kursus kepemiluan. Acara berlangsung selama dua hari, 6 s/d 7 Oktober 2016 di ruang media center KPU Sulawesi Tengah, dengan peserta kursus berjumlah 30 orang yang terdiri dari unsur ormas, perempuan, kepemudaan dan disabilitas.

Acara secara resmi dibuka oleh anggota KPU RI, sigit pamungkas. Selain itu dalam kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan penanaman pohon demokrasi di halaman depan kantor KPU Sulawesi Tengah. Menurut sigit, penanaman pohon di kantor KPU sebagai bentuk kompensasi dan kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini dilatarbelakangi oleh penggunaan surat suara yang cukup besar saat pemilu berlangsung.

“Surat suara dari kertas, kertas dari pohon, jadi untuk menebusnya kita perlu sebanyak mungkin menanam pohon”, ujar Sigit.

Kembali pada acara kursus kepemiluan, anggota KPU RI tersebut menanamkan kepada peserta tentang pentingnya peran civil society dalam kehidupan berdemokrasi, tidak ada kehidupan demokrasi yang kuat tanpa adanya civil society yang kuat.

Dalam lingkup yang lebih kecil, civil society ini bisa terwakili oleh komunitas peduli pemilu dan demokrasi. Hanya saja permasalahanya, komunitas yang bergerak pada isu kepemiluan di Indonesia sangat langka dan sentralistik. Kalaupun ada belum tersebar secara merata di semua provinsi dan kebanyakan hanya di jakarta.

Jika hal ini tidak segera diatasi, maka hal itu akan menyebabkan ketimpangan kedewasaan dalam berdemokrasi antar wilayah. Hal inilah yang menurut sigit mengapa KPU RI perlu menginisiasi acara kursus kepemiluan ini.

Harapannya setelah acara ini selesai, akan tumbuh, menjamur dan berkembang komunitas peduli pemilu dan demokrasi di Sulawesi Tengah. Komunitas yang terbentuk nantinya akan dibangunkan jaringan dalam skala nasional, sehingga akan saling bersinergi dan menguatkan berdasarkan tema yang diminati yakni pendidikan pemilih, pemantauan pemilu, studi kepemiluan dan isu-isu strategis.
(Hasan)

Comment