Home Regional Kronologis Penangkapan Tiga Terduga Teroris di Bekasi

Kronologis Penangkapan Tiga Terduga Teroris di Bekasi

Publik-News.com – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sebanyak tiga orang di sebuah rymah kontrakan di Jalan Bintara VII RT 04/09, Bintara Jaya, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (10/12/2016).

Ketiga orang yang ditangkap tersebut terdiri dari dua laki-laki dan satu orang perempuan. Ketiga orang ini adalah Llk. Nur Solihin, Llk. Agus Supriyadi dan Pr. Dian Yulia Novi. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 15:40 WIB. Densus 88 juga menemukan benda yang diduga bom di dalam rumah kontrakan tersebut.

Berikut kronologis penangkapan kepada tiga orang yang diduga teroris tersebut.

1. Dilakukan pembuntutan oleh anggota Densus 88 AT dari Solo ke Jakarta terhadap kendaraan ALYA B yang ditumpangi oleh Llk Nur Solihin

2. Setibanya di Jakarta kendaraan yang ditumpangi Llk Nur Solihin dan … menjemput Pr. Dian Yulia Novi di daerah Pondok Kopi yang membawa sebuah kardus

3. Selanjutnya Pr. Dian Yulia Novi diantar ke kantor pos sekitar daerah Bintara untuk mengirim kardus yang dibawa Pr. Dian Yuli Novi untuk dikirim.

4. Kemudian paket tersebut diambil dan dibuka oleh anggota densus yang isinya ditemukan barang-barang berupa pakaian dan SURAT WASIAT dari Pr. Dian Yuli Novi kepada kedua orangtuanya. Adapun isi surat wasiat tersebut menyatakan kesiapan Pr. Dian Yuli Novi untuk melakukan amaliyah.

5. Kemudian dari kantor pos Llk Nur Solihin, Llk Agus Supriyadi dan Pr. Dian Yuli Novi menuju ke kos-kosan di Jl. Bintara Jaya VIII Bekasi. Di kos-kosan tersebut Pr. Dian Yuli Novi turun dengan membawa sebuah tas ransel warna hitam, masuk ke kamar 104. Lalu Llk Nur Solihin dan Llk Agus Supriyadi pergi meninggalkan rumah kos tersebut. Dan dilakukan pembuntutan terhadap mobil yang mereka tumpangi.

6. Sekitar pukul 15.40 dilakukan penangkapan terhadap Llk Nur Solihin dan Llk Agus Supriyadi di bawah flyover Kalimalang

7. Sekitar pukul 15.50 dilakukan penangkapan terhadap Pr. Dian Yuli Novi di kos2an Jl. Bintara Jaya VIII dan ditemukan bom jadi di dalam kamar 104 yang tersimpan di dalam tas ransel warna hitam.

8. Rencananya bom tersebut akan diledakkan di istana negara pada saat serah terima jaga paspampres. Saat ini masih dilakukan pengembangan lebih lanjut. (Taufik)

Comment