Kuasa Hukum Sebut Polisi Lakukan Diskriminisi Terkait Kasus Buni Yani

Kuasa Hukum Sebut Polisi Lakukan Diskriminisi Terkait Kasus Buni Yani

SHARE

Publik-News.com-Polisi akhirnya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka dalam kasus penyebar Video tentang Ahok saat menyinggung surat Al-Maidah ayat 51. Kuasa hukumnya, Aldwin Rahadian mengaku kaget dengan adanya penetapan tersebut.

“Baru rampung BAP (berita acara pemeriksaan) disodorkan surat penangkapan. Ini yang kami kaget dan tidak lazim begitu,” kata Aldwin Rahadian Kamis 24 November 2016.

Menurut Aldwin, seharusnya polisi tidak perlu terburu-buru menetapkan Buni Yani sebagai tersangka, sebab kasus ini sebetulnya sudah selesai karena video yang diungguh yang memperlihatkan Ahok sudah dinyatakan tersangka dalam kasus penistaan agama.

Aldwin mengaku pihak kepolisian tidak adil dalam memprosesnya. Ini dikarenakan Buni Yani tidak diperlakukan sama seperti Ahok, harus ada saksi dan melakukan gelar perkara

“Kalau¬†apple to apple¬†dengan kasus Pak Ahok, kenapa tidak terbuka,” katanya.

Sementara itu, Kadiv Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Awi Setyono, menjelaskan penetapan tersangka terhadap Buni bukan karena menyebar video, tapi ada kata yang dimuat tiga paragraf yang itu berisi ujaran kebencian

“Karena memang teknis penyidikan kami demikian. Kami juga tidak sekonyong-konyong menetapkan orang sebagai tersangka,” kata Awi. (faruq)

 

SHARE
Comment