Kuasa Hukum Tuding Ada Pihak Yang Menyuruh Polisi Tangkap Habib Rizieq

Kuasa Hukum Tuding Ada Pihak Yang Menyuruh Polisi Tangkap Habib Rizieq

SHARE

Publik-News.com – Penetapan stasur buron kepada Habib Rizieq dinilai tak lazim. Disamping kasusnya hanya sederhana, para saksi sebelumnya juga membantah adanya percakapan berbau pornografi.

“Ya tak lazim, undang-undang diabaikan. Habib Rizieq belum pernah dipanggil sebagai tersangka, harusnya dipanggil dulu, baru diterbitkan surat penangkapan. Lalu saksi mana yang mengetahui? Sementara yang ada di sana perbincangan cuma ada beberapa orang dan mereka semua tidak mengakui,” kata Kuasa Hukum Habib Rizieq, Kapitra Ampera.

Menurutnya, kasus ini terkesan dipaksakan. Sebab, dalam Undang-undang nomor 44 tahun 2010, pada Pasal 4 disebutkan dengan jelas jika membuat sesuatu untuk kepentingan pribadi tidak dapat dipidana dan masuk ke ranah hukum.

“Saksi-saksi yang diadakan, itu saksi-saksi yang sengaja diada-adakan. Bukan mereka yang mendengar, atau melihat langsung. Pantas saja jika ini jadi domainnya publik untuk menilai, jika prosedur DPO Habib Rizieq ini tidak lazim,” katanya .

“UU seharusnya dibaca secara utuh, bukan setengah lalu dipaksakan. Kalau mereka gunakan ahli, harusnya bisa diuji dengan ahli lainnya, ini kan tidak, memaksakan kekuasaan.”imbuhnya.

Kapitra megatakan Habib Rizieq kecewa dengan keputusan aparat kepolisian. Selama ini, kata dia, keliennya itu selalu datang memenuhi panggilan polisi. Kasus ini ini seakan ada yang menggerakkan polisi supaya menangkap Habib Rizieq.

“Ini bukan kerja polisi seperti ini, dia selama ini selalu datang, begitu akomodatifnya dia, kalau ini memang karena hukum yang dilanggar, kita rela proses ini dilanjutkan. Tetapi kan memang tidak ada yang dilanggar, inilah yang merampas rasa keadilan,” katanya.(Fq)

 

SHARE
Comment