Langgar Hukum Internasional, Israel Bangun Pemukiman Di Dekat Ramallah

Langgar Hukum Internasional, Israel Bangun Pemukiman Di Dekat Ramallah

SHARE

Publik-News.com – Hukum internasional yang diputuskan pengadilan PBB melarang Israel membangun pemukiman di kawasan Tepi Barat yang menyentuh garis kedaulatan Palestina. Namun Israel masih saja ngotot membangun sembilan puluh delapan rumah di dekat kawasan Industri di Ramallah yang merupakan ibukota Palestina.

Informasi tersebut disampaikan organisasi pengawas perdamaian Israel-Palestina Peace Now yang menyebutkan pembangunan yang dijalankan pemerintahan negeri Yahudi itu  bersamaan dengan berkumpulnya para pemimpin dunia pada acara mengenang mantan presiden negara Israel Shimon Peres.

“Saat para pemimpin dunia berkumpul untung mengenang Shimon Peres dan jalannya untuk mewujudkan perdamaian, pemerintah Israel menciptakan satu hambatan lain untuk solusi dua negara dengan membangun permukiman baru di pusat Tepi Barat,” kata Peace Now dalam pernyataan persnya.

Aktifis Peace Now Hagit Ofran mengungkapkan kepada media AFP, militer Israel ikut melegitimasi dua proyek pembangunan pemukiman itu. Disebtkannya, sebuah persetujuan meluncur dari meja Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman.

“Keputusan pemerintah untuk memberikan penghargaan bagi pemukim yang merampas tanah pribadi warga Palestina akan membuat para warga Israel yang taat hukum menanggung konsekuensi politik,” ungkapnya.

Sejatinya, setiap upaya pembangunan pemukiman di Tepi Barat merupakan proyek ilegal menurut kacamata hukum internasional. Bahkan, hal itu dapat dinilai sebagai salah satu propaganda penghalang bagi usaha perdamaian kedua negara. Pasalnya, pembangunan dilakukan dengan cara merampas tanah dan masa depan yang menjadi hak milik warga Palestina. (Ahmad)

SHARE
Comment