Langgar Kode Etik, Kapolda Papua Pecat 14 Anggotanya

Langgar Kode Etik, Kapolda Papua Pecat 14 Anggotanya

SHARE

Publik-News.com – Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar mengaku sudah memecat 14 anggotanya dengan tidak hormat. Hal ini dilakukan karena mereka melanggar kode etik dan melakukan tindak pidana.

“Hari ini punishment bagi 14 anggota dilakukan karena pelanggaran kode etik Polri dan tindakan pidana,” kata Boy usai memimpin acara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) di Mapolda Papua di Jayapura, Kamis (18/5/2017).

Menurut Boy, pemecatan ini dilakukan dengan tujuan untuk membela kepentingan luas agar kesatuan tetap terjaga.

Selain itu, lanjut Boy, Institusi Polri selalu menjadi sorotan dari masyarakat. Maka itu, penting kiranya Polri bisa mejaga moral dan etika dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Kapolda berkomitmen untuk menindak tegas tindakan jika ada penyimpangan perilaku personel yang dilakukan oleh oknum anggota Polri atau PNS polri yang bertugas di Polda Papua.”ujarnya.

Salah satu bentuk komitmen itu ditunjukkan dengan diterbitkannya keputusan Kapolda Papua tenang PTDH bagi anggota Polda Papua yang telah terbukti melakukan tindakan yang melanggar peraturan norma etika dan disiplin anggota Polri.

“Kami memerlukan orang-orang yang setiap pada profesi kami karena sebagai abdi negara, tugas kami tambah hari tambah berat sehingga berharap agar PTDH ini adalah sebuah keputusan agar tidak ada lagi di kemudian hari,” katanya.(Fq)

 

SHARE
Comment