Home Agama Mahfud MD: Tak Perlu Marah-Marah Kalau Islam Difitnah dan Diserang

Mahfud MD: Tak Perlu Marah-Marah Kalau Islam Difitnah dan Diserang

Publik-News.com – Moh. Mahfud MD, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, kembali menegaskan tentang arti berislam. Dia mengartikan berislam sebagai pilihan jalan hidup yang damai dan selamat.

Arti berislam yang demikian itu dicuitkan Mahfud melalui akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd. Menurut Mahfud, umat Islam tak perlu benci dan marah terhadap orang lain karena berbeda.

“Berislam itu artinya memilih jalan hidup yang damai dan selamat. Kalau Anda resah, sedih, takut dlm hidup atau marah dan benci kpd orang lain krn orang itu berbeda dgn Anda maka Anda salah dlm ber-Islam. Ber-Islam itu menimbulkan qalbun saliem (hati yang damai),” cuit Mahfud.

Lantas ada pengguna sosial Twitter yang bertanya kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut. Nama Abdul husdin‏ @abdulhusdin bertanya kepada Mahfud, soal fitnah dan pelecehan yang dilayakan pihak lain kepada Islam.

“Kalau Islam sering di serang atau di fitnah apa yg harus kita lakukan pak prof ?,” tanya abdul husdin‏ @abdulhusdin

Mahfud kemudian menjawab siapapun yang memfitnah dan menghina Islam harus dijawab dengan argumen yang cerdas. Tak perlu sedih dan marah, kata dia, karena sudah ada yang menjaga Islam.

“Kalau Islam diserang dan difitnah, ya, kita bela Islam dgn argumen yg cerdas dan hati gembira, tak perlu marah2 dan me-lotot2. Dipuji ataupun dicerca Islam itu tetap mulia. Allah lah yang menjaga Islam itu,” demikian jawaban Mahfud. (PN)

Comment