Mahfud Tegaskan Sejak Awal Pansus Angket Ingin Mencari Kesalahan KPK

Mahfud Tegaskan Sejak Awal Pansus Angket Ingin Mencari Kesalahan KPK

SHARE

Publik-News.com – Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Mahfud MD ikut berkomentar terkait pertemuan pansus angket KPK dengan napi koruptor di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jabar

Mahfud menilai pertemuan ini bagaikan dagelan yang tujuannya ingin mencari-cari kesalahan KPK

“Pansus Angket menanyakan perlakuan KPK terhadap koruptor yang sudah dipenjara itu memang tidak fair dan merupakan dagelan. Ya, terang saja kecenderungan kuatnya para narapidana itu akan mengata-ngatain KPK bertindak salah dan melanggar HAM,” ujar Mahfud melalui pesan singkat, Jumat (7/7/2017).

Mahfud mengakui para napi itu memang sejak awal sudah tidak mengakui kesalahannya dan pastinya akan menyerang KPK. Mahfud menilai proses penyidikan yang dilakukan KPK sudah sesuai dengan prosedur.

“Jadi, kalau menanyakan apa diperlakukan adil kepada orang yang dihukum, ya bisa diduga mereka akan menjawab KPK salah. Itu kan dagelan yang nyata. ‘Ono-ono wae, rek‘. Saya tetap berpendapat KPK tak usah panik, on the track saja. Pansus itu lebih banyak masalahnya,” ujar Mahfud.
Mahfud meminta KPK tidak perlu takut dengan keterangan para napi kepada pansus angket. Mahfud menyebut sudah sejak awal manuver pansus angket itu sudah bermasalah.

“Jadi, kalau menanyakan apa diperlakukan adil kepada orang yang dihukum, ya bisa diduga mereka akan menjawab KPK salah. Itu kan dagelan yang nyata. ‘Ono-ono wae, rek‘. Saya tetap berpendapat KPK tak usah panik, on the track saja. Pansus itu lebih banyak masalahnya,” ujar Mahfud.

“Minimal masalah aspek substansi, prosedural, dan conflict of interest ada di sana. Kita berjuang dan doakan bangsa ini selamat dari godaan setan yang terkutuk,” katanya.(Fq)

 

SHARE
Comment