Home Hukum Mantan Dirjen Otda: Seharusnya Mendagri Sudah Bisa Menonaktifkan Ahok

Mantan Dirjen Otda: Seharusnya Mendagri Sudah Bisa Menonaktifkan Ahok

Publik-News.com – Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan menilai pemerintah melalui Mendagri seharusnya sudah bisa menonaktifkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI

Ia mengatakan, selama berada di Kemendegri, mengenai persoalan kepala daerah dengan status terdakwa selalu direspon dengan cepat untuk dinonaktifkan. Hal ini dikarenakan mengacu pada aturan yang ada supaya tidak ada kesan pemerintah tidak tegas dalam menerapkan undang-undang

Maka itu, ia menganggap tidak ada asalan bagi Mendagri untuk tidak memberhentikan Ahok, karena semua syarat yang terkandung dalam peraturan pemerintahan daerah sudah terpenuhi

“Memang norma yang tadi paling singkat kan sudah terpenuhi, lima tahun penjara, kemudian dakwa sudah terpenuhi dengan pasal 156 a (dengan) ancaman lima tahun, sebetulnya sudah bisa diberhentikan sementara,”ujar Djohermansyah di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2/2017).

Ia mengaku tidak heran Mendagri belum memberhentikan Ahok. Ia menilai Mendagri merasa kebingungan dengan dua pasal yang didakwakan kepada Ahok

“Karena dakwaannya kok dua. Nah makanya Mendagri kan mau nunggu penuntutan,” katanya.

“Mendagri harus membuat keputusan kapankah, apakah menunggu penuntutan, pikirannya Pak Mendagri seperti itu,” imbuhnya. (Fq)

Comment