Home Hukum Mendagri: Parpol Nggak Salah Dalam OTT Kepala Daerah

Mendagri: Parpol Nggak Salah Dalam OTT Kepala Daerah

Publik-News.com – Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap beberapa kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dalam dugaan melakukan tindak pidana korupsi.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyebut banyaknya kepala daerah terjaring OTT bukan kesalahan dari partai politik. Parpol tentu sudah membekalinya secara idelogi dan kompetensi sebelum diusung.

“Partai enggak salah. Rekrutmen partai sudah bagus. Ada psikotesnya, ada latihan calon pilkadanya, dibekali secara ideologis, sudah, kembali ke orangnya,” kata Tjahjo di gedung DPR, Jakarta, Senin (25/9/2017).

Tjahjo mengaku heran masih ada kepala daerah yang berani melakukan korupsi. Padahal mereka sudah disumpah jabatan.

Ia menyebut Presiden Jokowi sudah mengarahkannya untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih.  Arahan itu kemudian jadi komitmen Tjahjo untuk memberikan sanksi tegas bagi kepala daerah yang tersandung koruspi.

“Di sisi negatifnya, sistem sudah ada, tapi sistem ini tidak dipatuhi. Sumpah janji jabatan sampai pakta integritas itu sudah ada. Kemudian e-government itu sudah dicanangkan sejak awal, e-planninge-budgeting, sampai yang kasus di Cilegon yang masalah perizinan sampai e-permitt bagian sudah ada semua. Tapi, toh masih bisa dilanggar,” tutur mantan sekjen DPP PDIP tersebut.

“Korupsi juga enggak bisa satu orang, menyangkut anak buahnya terlibat, masukan yang salah, pihak ketiga pengusaha juga salah. Bayangkan, selama KPK ada, sudah 77 OTT kemudian sebelumnya sudah 300 orang lebih,” imbuh Tjahjo.(Fq)

 

 

Comment