Mendagri sebut Kongkalikong Bupati Pamekasan Sudah Parah

Mendagri sebut Kongkalikong Bupati Pamekasan Sudah Parah

SHARE

Publik-News.com – Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyebut adanya aparatur negara kena OTT suap di pamekasan sudah tidak bisa ditolerir lagi.

Belum lagi, dugaan suap terkait upaya pengamanan penyelewengan dana desa melibatkan beberapa pihak, yakni Bupati Pamekasan Achmad Syafii Yasin, Kepala Inspektorat Kabupaten Pamekasan, Sucipto Utomo dengan Kajari Pamekasan Rudy Indra Prasetya

Menurutnya, kongkalikong seperti itu sudah terlalu parah. “Kalau sampai ada kongkalikong kepala daerah, kepala desa dengan oknum kejaksaan, inspektorat sudah parah itu karena tugas Inspektorat mengawasi kalau sampai Inspektorat terlibat ya mau ngomong apa lagi. Ya nanti biar aja KPK yang proses,” tegasnya usai menghadiri Rakornas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis (3/8/2017).

Seharusnya, kata dia, kepala daerah melakukan monitoring yang berhubungan dengan dana desa agar tidak diselewengkan. Hal ini malah sebaliknya, melakukan penyelewengan hingga melibatkan beberapa pemangku kepentingan seperti  kepala desa, pejabat pemda hingga aparatur penegak hukum.

‚ÄúReformasi aparatur desa itu penting tapi terbentur aturan UU. Aturan yang ada itu masing-masing daerah beda-beda penerapannya,” katanya.

Tjahjo mengaku sudah mendapat arahan dari Presiden agar meningkatkan kualitas kinerja aparatur negara agar tidak lagi menyelewengkan dana desa.

“Harus tahu detailnya, tidak hanya mengerakkan, mengorganisir masyarakat desa. Tapi cara manajemen desanya menyusun perencanaan programnya, menyusun laporan pertanggung jawaban keuangan desanya. Apalagi ini ada dana-dana yang besar di tiap-tiap desa,” ucapnya.(Fq)

 

 

 

 

SHARE
Comment