Mendagri Sindir Prabowo: 2 Kali Ikut Pilpres Presidential Threshold Tak Diprotes

Mendagri Sindir Prabowo: 2 Kali Ikut Pilpres Presidential Threshold Tak Diprotes

SHARE

Publik-News.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyindir Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mempermasalahkan ambang batas pencapresan (presidential threshold).

Tjahjo mengaku heran mengapa keberadaan presidential threshold baru saat ini dipermasalahkan. Padahal, sudah dua kali Pilpres dilaksanakan tidak ada yang protes.

“Sudah 2 periode 2 tahapan pilpres diikuti nggak ada yang protes. Kok sekarang dibahas, kenapa? Padahal di DPR sudah diputuskan. Bahkan sudah bagian dari menyepakati apa pun yang diputuskan oleh DPR. Kalau nggak puas ada ke Mahkamah Konstitusi silakan,” ujar Tjahjo Kumolo ringan, di Halaman Keong Mas TMII, Jakarta Timur, Sabtu (29/7/2017).

Tjahjo meminta pihak yang tidak setuju UU Pemilu bisa menumpuh jalur hukum. Menurutnya, pemerintah, apalagi DPR tidak bisa memutuskan apakah dalam suatu undang-undang melanggar aturan.

“Yang berhak memutuskan sebuah Undang-Undang, sebuah aturan melanggar konstitusi atau tidak adalah Mahkamah Konstitusi, bukan parpol, bukan DPR,” tutur Tjahjo menekankan.

Prabowo diketahui sudah dua kali mengikuti kontestasi Pilpres. Pertama, pada tahun 2009, Prabowo menjadi cawapres Megawati Soekarnoputri. Pada 2014, Prabowo jadi Capres yang disandingkan dengan Hatta Rajasa. (Fq)

 

SHARE
Comment