Menhub Ungkap Kegagalannya Perangi Praktek Korupsi

Menhub Ungkap Kegagalannya Perangi Praktek Korupsi

SHARE

Publik-News.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku kecewa dengan salah satu pejabat di kementeriannya terlibat dalam kasus suap. Ia kemudian mengingatkan pegawainya agar menjauhi segala macam praktek korupsi

“Untuk itu sekali lagi saya mengingatkan kepada seluruh pegawai Kementerian Perhubungan untuk menghilangkan praktik korupsi dan pungli (pungutan liar) di seluruh jajaran Kemenhub, atau akan berhadapan dengan sanksi pidana,” kata Budi dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (25/8/2017).

Budi mengaku gagal menjadikan kementerian yang dipimpinnya terhindar dari praktik korupsi, meski sudah melakukan berbagai macam upaya.

“Sangat prihatin karena sejak awal saya sudah berupaya keras agar tidak ada pegawai  Kemenhub yang menerima suap atau korupsi.  Namun upaya tersebut belum cukup,  ternyata praktik ini masih ada,” katanya.

“Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa melindungi kita semua untuk berbuat kebaikan di setiap pelaksanaan pekerjaan sehari-hari. Sekali lagi agar semua insan perhubungan tetap semangat bekerja untuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Bekerja dengan baik dan ikhlas  juga merupakan ibadah kita,” imbuhnya.

Saat ini, KPK sudah menetapkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Antonius Tonny Budiono sebagai tersangka atas dugaan suap terkait perizinan dan pengadaan proyek-proyek. Ia ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (23/8) malam.

Uang senilai Rp20,74 miliar yang berada di 33 tas sudah disita oleh penyidik KPK.(Fq)

SHARE
Comment