Home Opini Menjaga Persatuan Indonesia Kembali

Menjaga Persatuan Indonesia Kembali

Tujuh belas Agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka
Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap sedia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap sedia
Membela negara kita

Lagu “Hari Merdeka” karangan H. Mutahar di atas, seharusnya mampu mengingatkan kita semua untuk tetap setia dan tetap sedia mempertahankan dan membela negara Indonesia ini. 72 tahun sudah, Negara Indonesia merdeka dan bebas dari penjajah. Berkat pahlawan bangsa yang tak pernah banyak minta, rela mempertaruhkan nyawa dan bersatu teguh untuk membela negara Indonesia tercinta. Merdeka..!!! Merdeka..!!! Merdeka..!!!

Persatuan Indonesia, sila ke tiga Pancasila yang memiliki sejuta makna. Mengapa demikian? Karena persatuan sangat penting bagi Bangsa Indonesia. Indonesia adalah negara yang besar dan luas. Terbentang dari Sabang hingga Merauke dengan 17.504 pulau yang tersebar di wilayah Indonesia. Memiliki kekayaan alam yang melimpah, mulai dari tanah yang subur dengan berbagai macam tanaman yang dapat hidup, laut yang terbentang luas dengan biota laut yang sangat melimpah, dan juga berbagai jenis barang tambang yang ada di beberapa wilayah di Indonesia.

Selain itu, Indonesia juga merupakan negara yang majemuk yang kaya akan bahasanya, adat istiadatnya, keseniannya dan segala kekayaan yang ada di dalamnya. Sebagai negara yang majemuk itulah pasti akan banyak perbedaan yang ada. Yang mana jika perbedaan tersebut tidak dapat disatukan dengan baik, akan ada banyak hal yang lebih mudah dipicu dan dijadikan suatu masalah.

Seperti yang sedang terjadi di negeri kita saat ini yaitu maraknya isu hoax di media sosial dimana berita yang disampaikan mengandung fitnah, ujaran kebencian, dan hasutan yang di sampaikan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab dengan tujuan memecah belah persatuan Indonesia dan mengambil keuntungan tertentu untuk dirinya sendiri maupun untuk golongannya.

Mendekasi suasana pemilihan umum seperti sekarang ini, juga bisa menjadi sebab dari munculnya isu isu tersebut. pihak yang tidak bertanggung jawab bisa dengan mudah menyebarkan isu palsu untuk menjatuhkan lawan politiknya agar ia bisa dengan mudah mendapatkan jabatan yang diinginkannya.

Selain masalah tersebut, masyarakat juga harus tau bahwa masih banyak masalah yang bisa menyebabkan perpecahan. Misalnya penyalahgunaan kebebasan berpendapat yang diutarakan di sosial media yang banyak dilakukan akhir-akhir ini.

Hal yang terjadi adalah satu pihak menghujat pihak yang lain, yang mana dapat menyebabkan timbulnya rasa marah dan rasa benci yang jelas menimbulkan perselisihan. Dapat dilihat dari contoh tersebut bahwa perpecahan bisa datang dari mana saja. Baik dari luar maupun dari dalam yakni dari diri kita sendiri atau orang lain, baik yang bersifat besar maupun kecil. Yang jelas semua itu harus diperangi untuk mewujudkan bangsa yang bersatu dan merdeka.

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa persatuan itu adalah hal yang penting, tanpa adanya persatuan bangsa kemerdekaan tidak akan mungkin dapat ditegakkan dan tidak juga dapat diraih. Mari kita tengok kebelakang pada masa penjajahan. Jika para pejuang bangsa lebih mementingkan ego mereka masing-masing dari pada bersatu melawan penjajah, kita bisa saja hingga saat ini masih dijajah oleh negara-negara lain.

Lihatlah pada zaman itu dimana nilai persatuan memang cukup sulit ditegakkan karena berbagai hal seperti jarak, perbedaan pendapat, komunikasi yang sulit, informasi yang terbatas, dan lain hal. Namun, dengan semangat juang yang sangat tinggi dari para pahlawan bangsa maka persatuan dapat di teguhkan untuk mencapai Indonesia yang merdeka.

Tidak hanya itu, semua hal di dunia ini jika tanpa persatuan pasti akan kacau dan terpecah belah, tidak terkecuali Indonesia. Akan banyak terjadi perang saudara, tidak kriminal, bertrokan, dan berbagai masalah besar yang mampu menghancurkan kemerdekaan dengan sekejap mata. Sehingga membuat pengorbanan pahlawan menjadi sia-sia. Membuat darah-darah pengorbanan tak ada lagi artinya.

Oleh karena itu, kita sebagai bagian dari negara Indonesia, kita harus menjadi rakyat yang cerdas, menjadi rakyat yang mampu menjunjung rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan mudah terprovokasi pada hal-hal yang masih diragukan kebenarannya, jangan mudah terhasut oleh bujukan dan rayuan pihak-pihak tertentu untuk melakukan kegiatan yang mampu menghancurkan bangsa kita, dan jangan mudah menghujat orang lain karena bisa menimbulkan permusuhan.

Kita harus lebih hati-hati dan bersifat kritis terhadap informasi yang ada untuk mengetahui mana informasi yang benar dan mana informasi yang salah. kita sebagai rakyat yang cinta bangsa dan negara harus membuktikan bahwa ketika ada banyak pihak yang berniat buruk terhadap Indonesia untuk kepentingan diri mereka sendiri. Kita rakyat Indonesia mampu bersatu, damai untuk selalu menegakkan persatuan Indonesia.

Oleh Indah Mulyani

(Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya)

Comment