Menteri Susi Perihatin Ekspor Ikan Masih di Peringkat Ke-3

Menteri Susi Perihatin Ekspor Ikan Masih di Peringkat Ke-3

SHARE

Publik-News.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku perihatin dengan kondisi ekspor yang ada di Indonesia yang masih menduduki peringkat ke tiga se-Asia Tenggara

Hal ini disampaikan Susi saat memberi sambutan di acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-44 Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di Pantai Depok, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (21/5).

‚ÄúPadahal kita (Indonesia) nomor dua di dunia untuk panjang pantainya. Itu kan kontradiksi dan ironi, kita tidak boleh diam saja,” ujar Susi.

Susi menyebut hal ini tidak lain disebabkan banyaknya pencurian ikan yang selama ini belum bisa terasi selama beberapa dekade. Untuk itu, Susi menegaskan akan memutus mata rantai pencurian ikan ini agar produksi ikan Indonesia lebih banyak.

Menurut Susi, banyaknya pencurian ikan juga berimbas pada menurunnya jumlah rumah tangga nelayan. Tercatat, pada tahun 2003, ada 1,6 juta rumah tangga, sedangkan pada 2013 tinggal 800 ribu rumah tangga.

“Ini karena jadi nelayan tidak lagi hidup akibat ikan tidak ada lagi, makin susah. Saya bisa cerita karena saya alami sendiri,” kata Susi.

Akibatnya, perusahaan atau eksportir terpaksa harus gulung tikar karena jumlah tenaga kerja dari nelayan semakin berkurang.

Susi meminta nelayan segera berkordinasi untuk bisa mengikuti beberapa program pemerintah dari KKP yang tujuannya ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Itu berarti bangsa ini harus menggantungkankan diri kepada laut, berarti laut kita harus kaya ikan dan harus hidup untuk masa depan bangsa kita,” katanya.(Fq)

 

Comment