Moeldoko Minta Polemik Beras PT IBU Segera Dihentikan

Moeldoko Minta Polemik Beras PT IBU Segera Dihentikan

SHARE

Publik-News.com – Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jenderal (Pur) Moeldoko meminta polemik beras terkait penggerebakan pabrik PT Indo Beras Unggul (IBU) disudahi saja. Namun demikian, Moeldoko mengapresiasi langkah kepolisian.

“Saya senang karena itu (penggerebekan beras) mengingatkan kita semua. Biar kembali lagi, ayo kita benahi semua dan polemik ini sudahlah disudahi saja, yang penting adalah solusi ke depan,” ujar Moeldoko di Jakarta, Sabtu (29/7/2017).

PT Indo Beras Unggul (IBU) dituduh mengoplos beras medium jenis IR64 ke dalam kemasan beras premium. Beras itu kemudian diberi kemasan bagus merek Maknyuss dan Cap Ayam Jago.

Dari temuan Satgas Pangan, beras yang diolah itu nantinya akan dijual ke pasar ritel modern dengan harga premium Rp 13.700 dan Rp 20.400 per kilogram (kg). Padahal, pemerintah sudah menetapkan besaran harga beras eceran tertinggi Rp 9.000/kg

Dari temuan ini, sedikitnya ada 1.161 ton beras milik PT IBU yang sudah disita

Moeldoko mengatakan solusi kedepannya harus memikirkan regulasi yang tepat agar kejadian seperti itu tidak terulang lagi.

“Proses budidaya harus ditata dengan baik, seperti misalnya subsidi yang diberi di akhir proses, tak berarti harga beras itu naik, ya itu yang perlu dipikirkan,” ucapnya

Moeldoko mengaku pihaknya terus bekerja keras melindungi petani. Karena ia tak ingin, petani mengalami kesengsaraan.

Saya sebagai ketua HKTI, saya tidak mau¬†dong¬†petani saya menderita,” ujarnya.(Fq)

SHARE
Comment