MPR: Intimidasi Muncul Karena Polisi Lambat Tindak Pengguna Medsos

MPR: Intimidasi Muncul Karena Polisi Lambat Tindak Pengguna Medsos

SHARE

Publik-News.com – Munculnya intimidasi oleh sekelompok orang terhadap pengguna media sosial yang dianggap menyebarkan ujaran kebencian dan fitnah dinilai karena lambatnya polisi memproses laporan dari kelompok yang merasa tersakiti.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Hidayat Nur Wahid menilai munculnya beragam fitnah di media sosial seakan dibiarkan oleh pihak kepolisian. Sedangkan ujaran kebencian dan fitnah itu kerap ditujukan kepada ulama dan habib.

“Dilaporkan namun tak ada aksi apa pun, lalu warga mengambil aksi,” kata Hidayat usai acara Tasyakuran 74 Tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 9 Ramadhan di kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (4/6/2017).

Ia mengatakan tindakan kelompok yang berujuang intimidasi hanyalah asapnya saja dari sebuah api. “Apinya adalah ujaran kebencian dan fitnah tersebut,” ujar Hidayat

Maka itu,  Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharapa kepolisian bergerak cepat mengatasi sumber masalahnya, yakni dengan memadamkan apinya.

“Itu (intimidasi) semua yaitu asap dari api. Pemerintah harus padamkan apinya untuk mencegah asap,” kata Hidayat.(Fq)

SHARE
Comment