MPR: Tak Ada Pancasila, Indonesia Bubar

MPR: Tak Ada Pancasila, Indonesia Bubar

SHARE

Publik-News.com – Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menegaskan NKRI haru tetap dijaga. Maka itu, nasionalisme harus diperkuat sehingga bangsa ini terus bersatu.

“Dulu di Indonesia terdapat kerajaan-kerajaan yang besar dan berkuasa seperti Majapahit, Sriwijaya, dan Mataram. Kerajaan-kerajaan tersebut hancurnya bukan dari luar namun akibat perpecahan dari dalam, ini harus menjadi pelajaran,” katanya di Banjarmasin, Jumat, (19/5/2017).

Ia kemudian mencontohkan kedaulatan kerajaan solo yang hilang, bukan karena dijajah Belanda, melainkan anak-anaknya berebut kekuasaan.

“Kalau tak ada Belanda, mungkin di Indonesia hanya ada kerajaan-kerajaan. Kalau tak ada penjajahan Belanda, Indonesia mungkin tak lahir sebab Indonesia lahir dari bekas jajahan Belanda yang ingin mendirikan negara sendiri,” ujarnya.

Ia menganggap pancasila menjadi benteng untuk memperat persatuan bangsa dan bisa berdiri di atas semua golongan.

‚ÄúPancasila itu buatan bangsa Indonesia, bukan ciptaan Bung Karno. Bung Karno merumuskan konsep Pancasila dari menggali berbagai keragaman suku, budaya di berbagai pulau di Indonesia. Pancasila merupakan alat perekat bangsa Indonesia tanpa Pancasila Indonesia bubar,” ujar Mahyudin.

Menurutnya, sudah banyak para pejuang bangsa yang mengorbankan diri untuk menjaga pancasila. Termasuk ulama yang dibunuh oleh kelompok yang mengatasnamakan PKI.

Untuk itu, ia berharap bangsa Indonesia tidak terpecah belah, karena pancasila saat ini masih tegak beridiri untuk mempererat hubungan antar agama, ras dan suku, (Fq)

 

SHARE