MPR Tak Yakin Sekolah Penuh Lima Hari Beri Penguatan Karakter Pada Siswa

MPR Tak Yakin Sekolah Penuh Lima Hari Beri Penguatan Karakter Pada Siswa

SHARE

Publik-News.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan kebijakan sekolah penuh lima hari akan diberlakukan pada bulan juli mendatang.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) psimis kebijakan itu akan membawa anak didik tidak mendapatkan penguatan karakter seperti yang diharapkan Kemendikbud.

“Pendidikan Nasional untuk tingkatkan iman, taqwa, & akhlak mulia, untuk cerdaskan kehidupan bangsa. (UUD NKRI 1945). Itu bisa dicapai dengan sekolah 5 hari?” tanya HNW di akun Twitter @hnurwahid, Rabu (14/6/2017).

Sebelumnnya, Muhadjir yakin jika kebijakannya ini suatu saat akan diterima oleh semua pihak. “Sekali lagi saya mohon maaf. Saya paham banyak polemik yang tidak proporsional karena memang belum ada payung hukum, selain sosialisasi kami yang sangat terbatas,” ucapnya.

Ia menganggap adanya kritikan dari kebijaknnya ini belum melihat hasil yang nantinya akan dicapai. “Yang sebelumnya diperbincangkan itu saya tidak tahu bahannya dari mana. Mestinya kalau ingin mengkritisi, mempersoalkan, harus baca peraturan menterinya dulu. Tadi sudah turun nanti kami akan sahkan,” ujarnya. (Fq)

SHARE
Comment