MS Kaban Ajak Artis, Tokoh Ormas, Pimpinan Ponpes dan Pengusaha Nyaleg di...

MS Kaban Ajak Artis, Tokoh Ormas, Pimpinan Ponpes dan Pengusaha Nyaleg di PBB

SHARE

Publik-News.com – Selain internal, Partai Bulan Bintang (PBB) juga terus melakukan konsolidasi ke eksternal partai. Berbagai kegiatan dan program PBB juga sudah sering disodorkan kepada rakyat Indonesia di sejumlah daerah.

Ketua Majelis Syura PBB, MS Kaban, mengatakan konsolidasi internal, eksternal dan menggalakkan kegiatan partai sebagai salah satu upaya penguatan partai dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu 2019) dan Pilpres 2019 yang akan datang.

Dalam kesempatan itu, Kaban juga mengaki yakin partainya lolos verifikasi faktual setelah dinyatakan lolos dari tahapan administrasi perbaikan calon peserta pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU. Dengan demikian, kata Kaban, keyakinan partainya bakal menjadi peserta pemilu tak lepas dari kerja keras dan doa semua pihak.

“Kami bersyukur dan terima kasih kepada jajaran pengrus partai yang sudah bekerja keras. Dan kami yakin PBB menjadi peserta Pemilu 2019 nanti,” ujar Kaban di kantornya, Jl. Raya Pasar Minggu.

Lantaran yakin menjadi peserta Pemilu 2019, Kaban, siap mengajak dan merekrut tokoh masyarkat dari berbagai elemen untuk menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) baik tingkat Kabupaten, Kota, Provinsi dan tingkat Pusat, di partainya pada pesta demokrasi nasional lima tahunan yang akan datang.

“Kita merekrut tokoh agama, ulama dari Pondok pesantren dan tokoh masyarakat untuk jadi caleg di PBB. Kita juga merekrut tokoh-tokoh biroktat yang pensiun. Jalur pengusaha lokal juga. Dan yang terakhir adalah artis-artis yang terpanggil untuk bersama-sama dengan PBB. Ini salah satu poin yang direkrut dari luar,” katanya.

Lebih lanjut, Kaban menambahkan PBB bukan merupakan partai tertutup, yang hanya menjadikan kadernya sebagai caleg. Dengan rekrutmen caleg dari tokoh ormas, artis, pimpinan Ponpes dan pengusaha, serta mendapat dukungan dari rakyat, katanya kaban, partainya bakal lolos ambang batas Pemilu yang sudah ditetapkan menjadi 4 persen itu.

“Ambang batas Pemilu kan 4 persen. Itu artinya kami harus mendapat suara nasional minimal 8 juta,” katanya.

Menurut Kaban, saat ini partainya fokus konsolidasi di beberapa daerah. Bukan berarti mengabaikan kekuatan rakyat luar Jawa, yang menjadi fokus konsolidasi PBB, menurut Kaban adalah DKI Jakarta, Banten, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Kerena di daerah-daerah ini partai kita kurang bagus. Maka difokuskan mulai dari sekarang,” kata Kaban yang juga mantan Menteri Kehutanan ini. (TK/PN)

Comment