MS Kaban: Hanya Karena Ahok, Wibawa Jenderal Dipertaruhkan

MS Kaban: Hanya Karena Ahok, Wibawa Jenderal Dipertaruhkan

SHARE

Publik-News.com – Ketua Majelis Syura Dewan Pimpinan Pusat Partai Bulan Bintang (PBB), Ms Kaban menyayangkan sikap tiga jenderal yang mendatangi kediaman Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin.

Tiga jenderal yang dimaksud mendatang rumah KH Ma’ruf Amin di Gang Lorong 27, Koja, Jakarta Utara, Rabu (1/2/2017), itu adalah Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M. Iriawan, Pangdam Jayakarta Teddy Laksmana dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan

“Akal sehatku mengingatkan perasaan gak rela hanya gara-gara seorang Ahok wibawa Jendral dipertaruhkan,” cuit Kaban melalui akun twitternya @hmskaban, Kamis (2/2/2017).

Selain itu, Kaban juga mengomentari soal dugaan penyadapan telepon percakapan antara SBY dan KH Ma’ruf. Menurut Kaban, menyadap tanpa dasar hukum dan kepentingan hukum atau kepentingan negara, itu amoral dan kejahatan. Kaban meminta dugaan penyadapan itu diusut secara tuntas

“Yang jelas tim hukum Ahok dan Ahok jangann ada dusta lagi statement dan pengakuan anda didengar puluhan juta rakyat Indonesia. bongkar33x ya bongkar,” katanya.

Dugaan penyadapan percakapan antara SBY dan KH Ma’ruf Amin dilakukan oleh tim Ahok. Atau bisa saja hasil sadapan itu didapat tim Ahok dari Badan intelijen Negara (BIN). Percakapan SBY dan KH Ma’ruf Amin ini diungkapkan Ahok dan tim kuasa hukumnya dalam sidang penistaan agama yang digelar di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

“Kalau memang penyadapan itu ada tim Ahok dan Ahok gak usah takut membongkarnya untuk kebaikan bernegara. Toh sudah diungkapkan dipersidangan. Akal sehatku mengtakan tak mungkin Ahok dan tim berani mengatakan tanpa fakta dan tujuan apalagi ada KH a’ruf Amin sebagai saksi yang dicecar seperti pesakitan,” ucapnya. (TK)

Comment