MUI: Kebijakan 5 Hari Sekolah Kontraproduktif Dengan Program Nawa Cita Jokowi

MUI: Kebijakan 5 Hari Sekolah Kontraproduktif Dengan Program Nawa Cita Jokowi

SHARE

Publik-News.com – Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 kebijakan lima hari sekolah rencananya akan diberlakukan pada ajaran baru tahun ini.

Menanggapi hal itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)  Ma’ruf Amin meminta pemerintah tidak terburu-buru menerapkan kebijakan tersebut. Menurutnya, kebijakan ini akan menjadi kontraproduktif dengan program nawa cita Presiden Jokowi yang ingin memperkuat karakter bansga.

“Selain itu, mengingat Penguatan Pendidikan Karakter menuju generasi emas 2045 merupakan program nasional, maka MUI mengharapkan agar kebijakan tersebut dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) agar skala cakupannya lebih luas dan dalam implementasinya melibatkan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan,” papar Ma’ruf melalui siaran pers, Sabtu (8/7/2017).

Ia juga berharap pemerintah melibatkan pihak yang berkepentingan untuk  membahas kebijakan itu,seperti kementerian terkait serta MUI, PBNU dan PP Muhamadiyah. Langkah seperti ini sejalan dengan penegasan Presiden Joko Widodo ketika melakukan pertemuan dengan MUI dan Mendikbud pada  9 Juni 2017.

“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Joko Widodo menegaskan akan menerbitkan Peraturan Presiden tentang Penguatan Pendidikan Karakter, sebagai kebijakan nasional,” kata Ma’ruf.(Fq)

SHARE
Comment