MUI Keluarkan Fatwa Medsos, Pemerintah Bakal Tutup Facebook dkk?

MUI Keluarkan Fatwa Medsos, Pemerintah Bakal Tutup Facebook dkk?

SHARE

Publik-News.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengaku senang dengan dikeluarkannya fatwa tentang penggunaan media sosial oleh Majelis Ulama Indonesia. Ia mengatakan tidak akan segan menindak penyelenggara medsos seperti, Facebook, Instagram dan Twitter.

Menurutnya, penyelenggara medsos sudah keterlaluan dengan membiarkan fitnah berkembang denga baik. Maka itu, ia menegaskan akan menutup atau bahkan memblokirnya.

“Info yang saya terima, Facebook itu memiliki pengguna sampai 111 juta (di Indonesia), kalau bicara akun bisa lebih. Awalnya medsos ini hadir dibangun untuk merekatkan hubungan manusia yang sudah lama gak ketemu,” ujarnya di Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin petang (5/6/2017).

Ia menjelaskan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) tugas pemerintah ada dua. Pertama, sosialisasi yang meliputi edukasi dan literasi. Kemudian, melakukan pemutusan akses terhadap dunia maya.

“Alhamdulillah rekomendasi dari MUI soal fatwa medsos ini kami jalani. Setelah itu bagaimana jadi rujukan untuk mengelola konten negatif,” sebut Menkominfo.

“Minggu lalu rapat dengan DPR, kalau situasi banyak negatif, merusak hubungan satu dan lainnya, tidak hanya menutup akun tapi Kominfo memungkinkan menutup penyelenggara medsos seperti Facebook,” imbuhnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa terkait penggunaan medsos berupa larangan ghibah di medsos. Yakni, menyampaikan informasi faktual tentang seseorang atau kelompok yang tidak disukainya.

Ketua MUI Ma’aruf Amin mengatakan ghibah di medsos dengan di dunia nyata sama-sama memiliki makna yang sama, yakni sama-sama menggunjing.

“Saya kira ghibah itu, baik verbal maupun dalam bentuk tulisan ada kaidah yang mengatakan kalau tulisan itu sama dengan verbal. Jadi, sama saja ghibah tulisan sama dengan pengucapan, penuturan,” jelasnya. (Fq)

SHARE