Panglima TNI Mohon Maaf Anak Buahnya Aniaya Wartawan di Madiun

Panglima TNI Mohon Maaf Anak Buahnya Aniaya Wartawan di Madiun

SHARE

Publik-News.com – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akhirnya memohon maaf atas kasus penganiayaan yang dilakukan personel tentara yang melakukan penganiayaan terhadap reporter yang tengah melakukan peliputan di Madiun. Ia mengakui anak buahnya telah bertindak kasar yang seharusnya tidak dilakukannya.

“Saya selaku panglima TNI menyadari ada prajurit TNI yang masih melaksanakan hal-hal di luar kepatutan merugikan bahkan menyakiti masyarakat,” ujar Gatot setelah memimpin upacara peringatan HUT TNI ke-71 di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (4/10/2016).

Gatot memastikan dirinya akan menegakkan disiplin terhadap jajaran personel TNI guna menghindari pengulangan peristiwa yang menurutnya tidak baik tersebut. Ia menegaskan terbuka terhadap setiap laporan masyarakat apabila menemukan tindakan diluar kewajaran yang melibatkan aparat tentara.

Saya berjanji akan memperbaiki. Saya minta apabila ada prajurit-prajurit saya melakukan, ini laporkan,” ucapnya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut berharap masyarakat dapat bekerjasama dengan TNI. Selebihnya, ia meminta masyarakat juga turut mengawasi jalannya proses hukum yang dilipahkan kepada pihak TNI yang bermasalah.

“Saya akan lebih membela parjurit saya 400.000 lebih yang sudah berjuang mati-matian menjaga nama baik TNI daripada saya membela prajurit TNI yang tidak pantas,” tandasnya.

Seperti diketahui, seorang anggota Kostrad melakukan tindakan kekerasan yang menyasar seorang wartawan yang tengah melakukan peliputan acara perayaan malam 1 Syuro. Acara tersebut dilaksanakan oleh perguruan silat Persatuan Setia Hatia Terate (PSHT) di Madiun beberapa hari yang lalu. (Ahmad)

SHARE
Comment