Pansus: Di KPK Banyak Mafia Aset

Pansus: Di KPK Banyak Mafia Aset

SHARE

Publik-News.com – Pansus angket menyebut ditubuh KPK banyak mafia aset karena beberapa aset yang disita tidak jelas keberadaannya sampai saat ini. Dugaan pansus ini sudah dari sebulan yang lalu.

“Pansus Angket sudah menyuarakan bulan lalu adanya dugaan adanya mafia sita aset di dalam KPK karena beberapa aset sitaan tidak diketahui keberadaannya dan tidak jelas pengelolaannya. Termasuk aset hasil korupsi Nazaruddin sejumlah Rp 500 miliar yang disita oleh KPK,” kata Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket, Masinton Pasaribu di Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Tudingan Masinton ini berdasarkan pengembalian penyitaan aset senilai Rp 24,5 miliar hasil tindak pidana pencucian uang yang disita dari terpidana kasus korupsi Wisma Atlet, M Nazaruddin.

Masinton mempertanyakan pengembalian aset ini baru dilakukan baru-baru ini kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Padahal, kasusnya sudah diputus pengadilan pada Juni 2016.

“Pansus Angket DPR bekerja membuka kotak pandora berbagai penyimpangan, penyelewengan dan pelanggaran yang dilakukan oleh KPK yang selama ini tertutup rapi dan absolut karena KPK menutup diri untuk diawasi,” ujarnya.
Sebelumnya, KPK sudah menyerahkan aset senilai Rp24,5 miliar hasil tindak pidana pencucian uang yang disita dari terpidana kasus korupsi Wisma Atlet, M Nazaruddin kepada ANRI. Proses penyerahan itu berlangsung pada Selasa (29/8) di Hotel Kartika Candra, Jakarta. (Fq)

SHARE
Comment