PB HMI Himbau Kadernya Geruduk Kantor Kedubes Myanmar, Kemenlu dan Sekretariat ASEAN,...

PB HMI Himbau Kadernya Geruduk Kantor Kedubes Myanmar, Kemenlu dan Sekretariat ASEAN, Kamis Besok

SHARE

Publik-News.com – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menginstruksikan kepada seluruh kadernya agar ikut menjadi bagian pada aksi solidaritas untuk etnis Muslim Rohingya di kantor Kedubes Myanmar, Kemenlu dan Sekretariat ASEAN, Kamis (7/9/2017) besok.

Titik kumpul massa kader dan simpatisan rencananya berkumpul di Sekretariat PB HMI Jalan Sultan Agung No 25a, Jakarta. Aksi akan dimulai pada pukul 11:30 WIB. Yang menjadi koordinator aksi solidaritas adalah Wasekjend PTKP PB HMI Agus Harta.

Instruksi PB HMI kepada kadernya untuk aksi unjuk rasa damai ini disampaikan Ketua Umum PB HMI, Mulyadi P Tamsir, melalui siaran persnya, Rabu (6/9/2017). Menurut dia, pembantaian etnis rohingya yang dilakukan secara masif oleh bhiksu Budha bersama aparat keamanan jelas merupakan penganiaan yang dilakukan oleh negara terhadap rakyatnya. Hal tersebut jelas sebagai bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia, kejahatan kemanusiaan dan tindakan genosida.

“Sebagai sesama manusia yang memiliki hati nurani, maka wajib bagi kita untuk ikut berperan serta dalam memerangi pelaku tidak kejahatan kemanusiaan dimanapun berada,” katanya.

Ada delapan poin tuntutan PB HMI sebagai pernyataan sikap.

Pertama, Mengutuk tindak kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh bhiksu Budha dan aparat keamanan Myanmar terhadap etnis rohingya.

Kedua, Mendesak Pemerintah untuk menekan Pemerintah Myanmar untuk segera menghentikan tindak kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh bhiksu Budha dan aparat keamanan Myanmar.

Ketiga, Jika dalam tempo 3 x 24 jam Pemerintah Myanmar tidak menghentikan tindak kejahatan tersebut maka kami mendesak Pemerintah Indonesia untuk memutuskan hubungan diplomasi dengan Myanmar dan mengusir duta besar Myanmar untuk Indonesia.

Keempat, Mendesak dewan keamanan PBB untuk segera mengirimkan Pasukan kemanusiaan guna melakukan penyelamatan etnis rohingya, mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan PBB serta memberikan embargo terhadap Myanmar.

Kelima, Mendesak ASEAN untuk menekan Pemerintah Myanmar agar menghentikan tidak kejahatan dan mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan ASEAN.

Keenam, Meminta Pemerintah Indonesia untuk menyediakan lahan untuk penampungan sementara etnis rohingya.

Ketujuh, Menyerukan seluruh masyarakat Budha Indonesia untuk tidak takut, dan ummat muslim Indonesia untuk tidak terprovokasi. Kita tunjukkan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin.

Kedelapan. Menyerukan kepada seluruh BADKO, cabang dan komisariat Se-Indonesia untuk menggelar aksi simpatik dan penggalangan dana untuk saudara kita di Myanmar. (TK)

Selain itu, Mulyadi juga menyampaikan aksi solidaritas ini bukan hanya dilakukan HMI. Tapi juga oleh KAMMI dan HIKMABUDHI BERSATU. (TK)

SHARE
Comment