PBSI Gelar Seleksi Nasional Tunggal Putri di Cipayung

PBSI Gelar Seleksi Nasional Tunggal Putri di Cipayung

SHARE
JAKARTA – Pelatnas Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Cipayung hari ini menggelar Seleknas (Seleksi Nasional) untuk mencari bibit-bibit potensial. Seleknas yang digelar hingga Sabtu (28/5/2016) bertujuan menjaring lima pebulutangkis di sektor tunggal putri.

Perkembangan di sektor tunggal putri dinilai lebih lambat jika dibanding sektor-sektor lain seperti ganda putra dan ganda campuran yang memang menjadi andalan Indonesia. Dalam beberapa ajang terakhir, sektor tersebut sering menjadi sorotan.

Sebanyak lima slot di sektor tunggal putri pelatnas akan diperebutkan para pemain muda yang berasal dari klub-klub besar di Indonesia. Pada kelompok usia U-19, delapan pemain yang diundang akan memperebutkan tiga posisi terbaik untuk menjadi penghuni pelatnas. Sementara di kelompok usia U-17, akan dipilih dua dari delapan peserta.

Peserta dipilih oleh tim Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI berdasarkan rekomendasi tim Pengembangan PBSI, mengacu pada daftar ranking nasional per 30 Desember 2015.

“Kami memang perlu menambah pemain tunggal putri karena sektor ini dinilai masih kurang dan juga untuk investasi atlet sebagai legacy kami kepada kepengurusan mendatang,” kata Kepala Bidang Pembinaan PP PBSI, Basri Yusuf, dikutip badmintonindonesia.org

“Pemilihan atlet di kelas U-19 murni dari hasil pertandingan selama selaknas. Kalau yang U-17 bukan dari rangking murni, tetapi juga pengamatan tim panelis yang merupakan legenda bulutangkis Indonesia,” tutur Basri.

Nama-nama mantan pebulutangkis handal Indonesia seperti Susy Susanti, Hariyanto Arbi, Ivanna Lie dan Bambang Supriyanto akan menjadi tim panelis yang mengamati talenta-talenta di tunggal putri selama seleknas. Beberapa kriteria penilaian tim panelis adalah potensi atlet, motivasi, semangat dan sebagainya. (Baca juga: Sektor Tunggal Putri Disorot di Tim Uber Indonesia)

SHARE
Comment