PDIP Minta Polisi Jerat Arief Poyuono dengan Pasal UU ITE dan Pencemaran...

PDIP Minta Polisi Jerat Arief Poyuono dengan Pasal UU ITE dan Pencemaran Nama Baik

SHARE

Publik-News.com – Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dan Perundang-undangan DPP PDI Perjuangan, Trimedya Pandjaitan memastikan bahwa pihaknya akan segera memperkarakan ucapan Waketum Partai Gerindra, Arief Poyuono ke jalur hukum.

Bahkan ia mengatakan dalam waktu dua hari ke depan, PDI Perjuangan akan datang ke Polisi untuk memperkarakan Arief.

“Kita akan segera melaporkan yang bersangkutan, satu-dua hari ini lah ke polisi. Kita lihat apakah (ke) Polda Metro atau Bareskrim, tapi ke kepolisian lah,” ucap Trimedya kepada wartawan, Rabu (2/8/2017).

Pelaporan ini akan dilakukan oleh Tim Badan Bantuan Hukum PDIP yang dikoordinir langsung Trimedya. Arief akan dilaporkan dengan dua pasal, yakni pasal tentant Pencemaran Nama Baik dan pasal tentang Undang-undang ITE.

“(Pasal pencemaran nama baik) Itu bisa, sama (Undang-Undang) ITE. (Arief) Dengan sengaja menggunakan media massa apa gitu loh,” sebut Trimedya.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (DPN Repdem) yang merupakan organisasi sayap PDIP telah lebih dulu melaporkan Arief ke Polda Metro Jaya. Arief dilaporkan atas tuduhan pernyataan yang menimbulkan permusuhan hingga fitnah dan pencemaran nama baik.

Arief disebut telah menyinggung kehormatan PDIP terkait pernyataannya yang tersebar di banyak media nasional, terkait dengan tudingan PDI Perjuangan seperti PKI.

“Kemarin kami diminta untuk melengkapi laporan dan baru tadi laporan kami diterima oleh pihak kepolisian. Yang kami laporkan adalah Waketum Gerindra Arief Poyuono atas pernyataannya di media online yang menyebut ‘wajar PDIP disamakan dengan PKI‘, yang telah menyinggung kehormatan PDIP,” jelas Sekjen Repdem Wanto Sugito soal pelaporan Arief. (Red)

Comment