Pemerintah Rajin Lakukan Pertemuan Dengan Ulama, Mungkinkah Untuk Meredam Demo Bela Islam...

Pemerintah Rajin Lakukan Pertemuan Dengan Ulama, Mungkinkah Untuk Meredam Demo Bela Islam Jilid III?

SHARE

Publik-News.com-Pasca demo bela islam Jilid II pada 4 november terkait kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kini muncul wacana akan digelar demonstrasi lanjutan,  yakni bela Islam Jilid III

Dalam pantauan Publik-News.Com, demonstrasi lanjutan rencananya  akan digelar pada tanggal 25 November 2016. Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian dan Juru bicara FPI, munarman membenarkan akan ada demonstrasi lanjutan.

Menyikapi hal tersebut, Presiden Jokowi Widodo bergerak cepat dengan melakukan safari politik melakukan pertemuan  dengan para ulama  Se-Jawa Barat (10/11), dan mengundang perwakilan ormas islam ke Istana, (9/11). Selain itu, Presiden juga berkeunjung ke kantor Muhammadiyah dan PBNU

Tidak hanya itu, panglima TNI  Jenderal Gatot Nurmantyo juga melakukan pertemuan dengan para ulama secara tertutup di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), di Jalan Veteran, Jakarta (10/11)

Hari ini, Giliran Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menggelar pertemuan dengan para ulama se Jabodetabek bertajuk Silaturahmi Bela Negara dengan Ulama di kantornya, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2016).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Wantimpres KH Hasyim Muzadi, Ketua PBNU KH Abdul Manan Gani.

“Mari kita jaga keutuhan bangsa ini dengan sebaik-baiknya. Masa mau mengorbankan bangsa dengan hal yang kecil. Saya yakin pemerintah kita bisa menyelesaikannya dengan baik,” kata Abdul Manan dalam pidatornya di acara itu.

Belum diketahui perihal agenda pertemuan tersebut.  Kuat dugaan, seringanya pemerintah melakukan safari politik adalah untuk meredam demo bela islma Jilid III.

Seperti diketahui,  dalam beberapa hari ini Presiden menggelar pertemuan dengan para ulama. Preiden juga mengumpulkan parjutit TNI, Kopassus, dan Brimob diberi arahan untuk menjaga NKRI.   (Faruq)

 

SHARE
Comment