Pemuda Muhammadiyah Minta Polisi Tidak Memojokkan Novel

Pemuda Muhammadiyah Minta Polisi Tidak Memojokkan Novel

SHARE

Publik-News.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak meminta semua pihak, terutama pihak kepolisian tidak menyalahkan Novel Baswedan hanya karena tidak mau diperiksa.

Menurut Dahnil, Novel sebetulnya berharap polisi segera menyelesaikan kasus penyerangan itu. Novel, kata Dahnil, bersedia diperiksa oleh tim penyidik hari ini.

“Untuk menghindari tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada Novel, terkait lamanya kasus ini karena salah satunya Novel tidak bersedia di-BAP, maka Novel menyampaikan dengan senang hati di-BAP segera sebelum proses operasi mata yang harus dilakukan terhadapnya oleh tim dokter,” katanya dalam keterangan pers yang diterima, Senin (14/8).

“Dan akhirnya, hari ini Insya Allah Novel akan di-BAP oleh sekitar delapan orang Penyidik kepolisian di KBRI Singapura,” kata dia.

Dahnil menyebut Novel sebenarnya sudah didatangi oleh polisi sesaat setelah peristiwa penyerangan itu terjadi. Menurutnya, Novel sudah memberikan beberapa informasi yang diperlukan oleh penyidik.

“Novel telah banyak menyampaikan berbagai keterangan terkait dengan penyerangan dia kepada polisi, baik kepada penyidik bahkan kepada Kapolda Metro Jaya serta Kapolri ketika berdiskusi dan berkunjung melihat Novel. Meski tidak secara formal dalam bentuk BAP, namun informasi itu agaknya cukup untuk membantu polisi menangkap pelaku penyerangan Novel.”ujarnya.

Namun, hal itu menjadi janggal dikala polisi lambang mengusut kasus itu. Sehingga, kata Dahni, muncul psimisme bahwa kasus itu akan diungkap. (Fq)

 

SHARE
Comment