Pendukung Ahok Diminta Berhenti Cap Umat Islam Sabagai Anti Pancasila

Pendukung Ahok Diminta Berhenti Cap Umat Islam Sabagai Anti Pancasila

SHARE

Publik-News.com – Sekjen Dewan Masjid Indonesia, Imam Addaruquthni meminta pendukung Ahok tidak selalu mengaitkan umat islam sebagai anti pancasila dengan berbagai aksi yang dilakukan.

Aksi yang dilakukan Ahok seolah menyudutkan umat islam dengan aksi seribu lilin yang mengusung tema “Demi Pancasila dan NKRI”

Menurut Imam, pendukung Ahok salah jika umat islam diartikan anti pancasila dan NKRI. Sebab sumbangsih umat islam terhadap pancasila sangat besar.

“Tidak benar dari sejarah itu tidak benar (umat Islam kurang Pancasilais), orang dari awal Islam di Indonesia itu Islam sumbangan terbesar,” ujarnya saat dihubungi, Senin (15/4/2017).

Bahkan, jiwa raga dan harta disumbangkan umat islam demi kemerdekaan NKRI. Termasuk pendiri bangsa Sukarno yang merupakan seorang muslim, serta KH Wahid Hasyim.

“Banyak tokoh-tokoh Islam lain setelahnya yang juga menerima pancasila dan menjadikan landasan organisasi kemasyarakatan. Salah satunya yaitu tokoh pancasilais dari Ormas NU, KHR As’ad Syamsul Arifin yang menjadikan NU sebagai ormas pertama yang menerima Pancasila.”ujarnya.

Imam menyebut hal lain yang menyudutkan umat islam saat ini yang dianggap sebagai kelompok radikal. Menurutnya, hal itu hanyalah bentuk ketakutan dari pihak luar yang ingin membangun persepsi negatif terhadap islam

Maka itu, yang dibutuhkan saat ini adalah peran pemerintah bagaimana menyelenggarakan dialog menyikapi persoalan ini. Ia berharap pemerintah bisa mengembalikan wajah islam seperi zaman Soekarno.

“Kembalikan wajah Islam seperti saat Bung Karno itu. Bung Karno tidak pernah menindas Islam, Bung Karo paling membela Islam. Tapi di waktu yang sama Islam moderat itu yang ditegakkan oleh Bung Karno,” katanya.(Fq)

 

 

SHARE