Pengamat Minta Polisi Hati-hati Keluarkan Pernyataan Terkait ISIS

Pengamat Minta Polisi Hati-hati Keluarkan Pernyataan Terkait ISIS

SHARE

Publik-News.com – Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar meminta kepolisian jangan mudah mengeluarkan pernyataan saat terjadi serangan teror ke markas polisi. Sebab, akhir-akhir ini polisi dengan mudah menyebut pelaku serangan itu berafiliasi dengan golongan tertentu.

“Jangan terlalu mudah. Bisa banyak orang tersinggung,” kata Bambang kepada¬†Republika.co.id, Kamis (29/6).

Menurutnya, polisi harus bisa membuktikan jika pelaku teror itu, anggaplah berafiliasi dengan kelompok ISIS.

Dalam arti, kata dia, disini polisi tidak boleh menuduh sembarangan. Sebab apabila hal itu tidak dapat dibuktikan, maka polisi nantinya bukan dapat simpati, namun justru antipati.

“Yang komentar polisi dulu, polisi terus, lama-lama bagi masyarakat seperti membosankan, tapi kalau dari pakar ini, itu barangkali jadi berbeda,” katanya.

Sebelumnya, pihak kepolisian kerap mengeluarkan pernyataan serangan teror ke markas kepolisian disebut dilakukan Jaringan Jamaah Anshar Daulah (JAD) yang berafiliasi ke ISIS. (Fq)

SHARE
Comment