Pengamat: PKB Terkesan Politis Komentari Full Day School

Pengamat: PKB Terkesan Politis Komentari Full Day School

SHARE

Publik-News.com – Partai Kebangsaan Bangsa (PKB) dinilai ikut bermain politik dengan meneriakkan penolakan diterapkannya full day school.

Belum lagi, pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di media sosial twitter yang menyebut sampai NU marah dan bergerak bumi bisa goyang terkesan berlebihan.

“Ini sudah masuk ranah politik karena PKB ikut-ikutan. Tidak seharusnya (Cak Imin) mengeluarkan pernyataan seperti itu. Penduduk negeri ini bukan semuanya NU. Kita harus saling dukung dan mengayomi, toleransi. Kita harus utamakan dialog, jangan main kuat-kuatan. Kalau main kuat-kuatan rakyat yang jadi korban,” kata Sosiolog UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Musni Umar, Senin (14/8/2017).

Ia merasa prihatin dengan adanya persoalan ini NU dan Muhammadiyah seakan diadu domba. Ia juga meyayangkan sikap keras Ketua Umum PBNU Saiq Aqil Siroj soal full day school

“Kalau pimpinan sampai dukung demo dan bilang tolak harga mati, tolak dialog, ini kan makin rumit. Padahal presiden selalu minta jaga persatuan dan kesatuan,” katanya.

“Kejadian ini kalau kita enggak hentikan akan merusak persatuan kita antara 1 umat agama dalam satu agama,” sambungnya.

Menurutnya,  persoalan itu jangan dibesar-besarkan hingga akhirnya jadi berkelahi antar sesama anak bangsa. “Kalau berkelahi yang untung pihak asing dan orang di negeri ini yang mau kita gaduh terus. Kan masyarakat yang jadi korban kalau begitu,” katanya.

“Saya imbau dan minta ke pihak-pihak yang ada masalah ayo kita utamakan dialog supaya ini enggak berlarut-larut karena ini akan dimanfaatkan pihak lain untuk memperkeruh suasana,” katanya.(Fq)

 

SHARE
Comment