Home Hukum Perempuan Tua Ini Ingin Nangis Saat Ahok Kembali Disidang Selasa Besok

Perempuan Tua Ini Ingin Nangis Saat Ahok Kembali Disidang Selasa Besok

Publik-News.com – Seorang perempuan tua, berumur sekitar 70 tahun, mendatangi Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Senin (19/12/2016) untuk bertemu Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Dengan memakai baju daster warna ungu dan jilbab putih, perempuan bernama Ummi Nurul ini tak ingin melihat atau mendengar Ahok menangi saat menjalani sidang penistaan agama.

Umi mengaki tinggal di kawasan Jakarta Pusat. Dia meminta Ahok yang juga Cagub DKI yang diusung empat partai politik, NasDem, Hanura, Golkar dan PDIP, itu tidak sedih dan marah di hadapan majelis hakim dan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Agung.

“Semoga besok Ahok jangan marah, dan jangan nangis lagi. Biar aja Ummi yang nangis di rumah,” kata Ummi Nurul saat duduk di tengah-tengah apitan Ahok-Djarot.

Selain itu, dia bercerita jika dirinya selalu mendoakan Ahok. Dia yakin Ahok tidak bersalah dan tidak bermaksud melakukan penistaan agama seperti yang disangkakan. Tersangkanya Ahok dalam kasus penistaan agama karena, kata dia, ada tekanan massa.

“Mudah-mudahan 13 JPU (jaksa penuntut umum) dan 5 Hakim jangan takut sama tekanan massa,” kata Ummi Nurul.

Dalam kesempatan itu, dia juga meminta agar warga DKI memilih pasangan Ahok-Djarot dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang bakal berlangsung 2017 mendatang. Kata dia, jika warga tidak menyukai Ahok, maka Djarot dapat menjadi alternatif pilihan warga agar bisa memenangkan kompetisi untuk menduduki kursi nomor satu di pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

“Ya coblos Djarot-nya saja. Kemarin Ummi nangis, ada Djarot lewat kampanye dekat rumah tapi enggak bisa lihat, karena Ummi lagi sholat 12 rakaat. Ummi sudah 145 hari puasa sejak ketemu Ahok dulu,” katanya. (TK)

Comment