Peringati Hari Januari Hitam, Kedutaan Azerbaijan Turunkan Bendera Setengah Tiang

Peringati Hari Januari Hitam, Kedutaan Azerbaijan Turunkan Bendera Setengah Tiang

SHARE

Publik-News.com – Kedutaan Besar Azerbaijan memperingati Hari Januari Hitam. Tragedi yang dikenal “Januari Hitam” ini merupakan sebuah pembantaian yang dilakukan 26 ribu tentara Soviet di Baku, Ibu Kota Azerbaijan.

Peringatan Januari hitam ini digelar di kantor Kedubes Azerbaijan di kawasan Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (19/1/2018). Peringatan dilakukan dengan nonton bareng film seputar tragedi pembantain dan penurunan bendera Azerbaijan setengah tiang.

Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, Tamerlan Garayev, menyampaikan ratusan warga sipil Azerbaijan yang tak berdosa meninggal dunia karena menjadi korban keganasan tentara Soviet. Sementara itu, ratusan warga sipil lainnya juga mengalami luka-luka.

“Menurut laporan investigasi resmi Kantor Jaksa Agung Azerbaijan, invasi tersebut menewaskan lebih dari 350 orang, melukai lebih dari 700 orang dan menyebabkan penangkapan ilegal terhadap 841 orang. Ratusan bangunan hancur, menyebabkan negara dan warganya menderita di tengah kerusakan material yang besar,” papar Dubes Tamerlan.

Menurut Dubes Tamerlan, Soviet membenarkan invasi dengan mengutip perlunya mengevakuasi orang-orang Armenia dari Baku. Itu adalah kebohongan sinis. Setelah pemberhentian otoritas sipil, Kantor Komando Militer Soviet bersama dengan jaksa militer Uni Soviet, tidak menyelidiki apa yang disebut “pembantaian” karena tidak adanya fakta dasar.

“Dalih itu hanya digunakan untuk membenarkan invasi Baku, tujuan sebenarnya dari orang-orang Armenia, yang mengajukan klaim teritorial melawan Azerbaijan.

“Pengumuman keadaan darurat di Baku dan penempatan tentara di kota merupakan kesalahan terbesar dalam masa jabatan saya,” kata mantan presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev saat berada di Istanbul pada tanggal 27 April 1995, seperti dibacakan oleh Dubes Tamerlan di hadapan wartawan. (PN).

SHARE
Comment