Permintaan Maaf Ernest Prakasa Setelah Menuding Zakir Naik Donatur ISIS

Permintaan Maaf Ernest Prakasa Setelah Menuding Zakir Naik Donatur ISIS

SHARE

Publik-News.com – Setelah dibuly netizen karena menuding ulama terkenal asal India, Zakir Naik sabagai salah satu donatur kelompok Islamic State in Iraq and Syria (ISIS), Stand up comedy Ernest Prakasa meminta maaf.

Dia mengaku menyebut Zakir Naik mendanai pergerakan kolompok ISIS berdasarkan salah satu artikel yang dlansir dailymail.co.uk. Artikel tersebut berjudul “Controversial preacher Zakir Naik’s banned Islamic organisation ‘gave Rs 80,000 to ISIS recruit who planned Republic Day terror attack’

Artikel yang dilansir pada 22 Desember 2016 silam itu oleh Ernest dicantumkan melalui akun twitternya @Ernest, @ernestprakasa, Senin (6/3/2017). Awal mula Ernest menyebut Zakir Naik sabagai pihak yang mendanai kolompok ISIS karena Zakir bertemu dengan Wapres Jusuf Kalla. Kemduian dia mencuit “JK dengan hangat menjamu Zakir Naik, orang yang terang-terangan mendanai ISIS. Sulit dipahami,”.

Karena cuitannya itu, Ernes kemudian dibully netizen. Dan cuitannya menjadi viral. Namun dia meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali. Berikut permintaan maaf Ernest selengkapnya melalui akun twitternya.
Berkaitan dgn twit saya ttg Zakir Naik & ISIS, berikut adalah salah satu artikel yg saya kutip:

Artikel tsb melacak aliran dana dari Zakir Naik ke Abu Anas, seorang anggota ISIS di Suriah yg terkait dgn teror bom Dhaka, Juli 2016.

Setelah merenungkan, saya merasa saya salah karena terlalu percaya pada artikel tersebut tanpa riset yg lebih mendalam.

Setelah merenungkan, saya merasa saya salah karena terlalu percaya pada artikel tersebut tanpa riset yg lebih mendalam.

Saya tau, ini mungkin percuma. Tapi secara tulus saya mengaku salah krn tergesa-gesa percaya pd artikel hanya krn medianya cukup ternama.

Untuk itu, saya mohon maaf bila telah menyakiti hati teman2 semua. Saya jamin permintaan maaf ini tulus tnp tekanan dr pihak mana pun 🙂

Memaafkan atau tidak adalah 100% hak teman2. Yg bisa saya lakukan skrg adalah introspeksi agar hal ini jgn terjadi lagi di kemudian hari.

Buat teman2 yg melabeli saya “anti Islam”, saya sih pasrah aja. Mungkin itu konsekuensi yg harus saya tanggung, ya sudah 🙂

Sejak lahir hingga remaja saya tinggal di lingkungan Betawi Muslim. Agama saya tidak pernah mrk permasalahkan. Knp saya hrs benci Islam?

Jd sekali lagi, saya minta maaf atas kekhilafan saya yg telah membuat teman2 sakit hati. Saya berjanji akan lebih berhati-hati. Salam :). (AI)

SHARE
Comment