Home Politik Pernyataan Sikap KAHMI Soal Penangkapan Teroris dan Bom Siap Ledak

Pernyataan Sikap KAHMI Soal Penangkapan Teroris dan Bom Siap Ledak

Publik-News.com – Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) kembali mengutuk tindakan terorisme dan para pelaku bom yang siap diledakkan. KAHMI juga memberikan apresiasi kepada Polri yang berhasil menangkap terorisme di sejumlah daerah.

Tindakan terorisme adalah musuh bersama yang tak boleh dibiarkan hidup di negara Indonesia. Entah berapa jumlah korban manusia jika saja Polri tak sigap menangkap pelaku teror di Tangerang Selatan, Bekasi dan sejumlah daerah lainnya.

Berikut pernyataan sikap KAHMI yang ditandatangani Mahfud MDsebagai Koordinator Presidium dan Subandriyo Sekretaris Jenderal

Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI)

Bismillahirrahmanirrahim

Terungkapnya para pelaku teror beserta bom yang siap meledak dan barang bukti lainnya yang terjadi di beberapa wilayah NKRI akhir-akhir ini, maka Majelis KAHMI menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Mengutuk keras tindakan teror yang direncanakan akan diledakkan di wilayah Indonesia, tindakan tersebut adalah perilaku terorisme yang nyata-nyata tidak berperi kemanusiaan dan musuh semua agama.

2. Memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pimpinan Kepolisian RI beserta jajarannya yang berhasil mengungkap tindakan terorisme tersebut dan berhasil melumpuhkan pelaku serta menangkap pelaku teror dengan cepat. Sudah sepantasnya pelaku teror tersebut dihukum seberat-beratnya.

3. Mendukung upaya aparat keamanan dalam mendeteksi ideologi dan aksi terorisme sehingga dapat terhindar dari kejadian yang mengakibatkan jatuhnya korban serta membayahayakan stabilitas keamanan nasional.

4. Meminta kepada segenap warga negara Indonesia untuk senantiasa mewaspadai aktivitas terorisme dan melaporkan kepada aparat keamanan jika ada hal-hal yang terkait dengan terorisme.

Demikian pernyataan ini, semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan dan kekuatan kepada Bangsa dan Negara kita tercinta. (HR)

Comment