Pernyataan Ustadz Felix Siauw Setelah Diusir Massa Banser, Ansor, IPNU dan Pagarnusa...

Pernyataan Ustadz Felix Siauw Setelah Diusir Massa Banser, Ansor, IPNU dan Pagarnusa di Bangil

SHARE

Publik-News.com – Pengajian di Masjid Manarul Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (4/11/17) tidak terlaksana karena sang pengisi ceramah, Ustaz Felix Siauw, tak diperbolehkan oleh massa Badan Otonom (Banom) NU Bangil, seperti Ansor, Banser, IPNU, dan Pagarnusa.

Selain berorasi, massa Banser, IPNU dan Pagarnusa meminta Ustaz Felix menandatangani formulir yang intinya kesetiaan terhadap Pancasila serta tidak menyebarkan ideologi khilafah jika tetap ingin berceramah pengajian bertajuk “Antara Wahyu dan Nafsu” tersebut.

Ada 3 poin dalam formulir yang disodorkan kepada Ustaz Felix tersebut. Ketiga poin itu adalah menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia, tidak akan menyebarkan paham khilafah, dan menyatakan keluar dari HTI. Namun, Ustaz Felix tidak mau menanda tangani surat yang disodorkan massa Ansor, Banser, IPNU, dan Pagarnusa itu.

Ustadz Felix Siauw kemudian meninggalkan lokasi dan memberikan pernyataan sebagai tanggapan sikap massa massa Ansor, Banser, IPNU, dan Pagarnusa tersebut. Berikut adalah pernyataan Ustadz Felix selengkapnya.

Hikmah Dan Pelajaran Dari Bangil

Semakin tinggi tahapan dakwah, semakin besar pula tantangan. Ibarat kompetisi bola, kini kita sudah memasuki final. Tandanya, polarisasi terjadi, gesekan makin menguat

Di piala champions, saat masih 8 tim tersisa, pendukung terbagi menjadi 8, saat perempat final pendukung terbagi 4. Saat final, semua maniak bola terpolarisasi jadi 2 tim saja

Lihat saat ini, partai final. Bila engkau tidak membela Islam maka pasti ada di kubu lainnya. Dan ini yang sesungguhnya terjadi, mengapa ulama dikriminalisasi

411 dan 212 telah membuka mata kaum dzalim, bahwa kaum Muslim ternyata bisa bersatu, dekat dengan kebangkitan. Maka digelontorkan isu makar, kudeta, intoleransi, anti-pancasila

Kepada siapa itu dialamatkan? Tentu kepada kaum Muslim, dan tidak selain itu. Yang lain boleh menjarah Indonesia, boleh juga korupsi, hate speech, asal anda pendukung penguasa

Mereka ingin berkuasa kembali, tapi ummat sudah sadar, dan satu-satunya musuh abadi kedzaliman adalah Islam. Maka mereka sibuk melemahkan ulama dan kaum Muslim

Pihak berwenang harusnya melindungi, malah pilih kasih. Bila ummat Islam didemo, yang kalah harus ummat Islam. Bila ummat Islam yang aksi, juga yang salah ummat Islam

Sampai saat ini polisi masih mati-matian pada kasus fake chatsex, ulama dan aktivis ditahan tanpa alasan yang jelas, dan kita diminta percaya bahwa mereka mengamankan

Namun saya yakin, Allah tidak tinggal diam. Saya berdoa semoga Allah bukakan hati nurani mereka, menanamkan iman dan kecintaan, serta pembelaan pada agama

Saya jug mendoakan saudara saya GP Ansor dan Banser, semoga Allah berikan mereka izzah, hingga mampu memuliakan agama, santun dan lembut pada saudara seiman

Saya mendapatkan banyak pelajaran berharga dari Bangil. Yakni semangat, pelukan, doa, dari semua ikhwan, nasihat dan genggam tangan dari para Kyai dan asatidz

Saya dikarunai Allah di Bangil, lebih dari yang saya minta. Yakni kesabaran, harapan, serta hikmah dalam jalan dakwah. Tentu saja, saya mengucap Alhamdulillah ‘ala kulli haal!. (HR/PN)

SHARE
Comment