Persulit Vaksinasi Ulang, RS Harapan Bunda Kembali Didemo

Persulit Vaksinasi Ulang, RS Harapan Bunda Kembali Didemo

SHARE

Publik-News.com – Rumah Sakit Harapan Bunda yang terletak di Pasar Rebo, Ciracas Jakarta Timur, kembali di demo para orang tua anak belita korban vaksinasi palsu dan simpatisan yang memiliki kepedulian terhadap anak pada Rabu (20/7).

Aksi demonstrasi ini dipelopori oleh
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), YLBHI, beserta Aliansi Orang Tua Korban Vaksin Palsu.

Penyebab mereka menggeruduk RS Harapan Bunda karena mereka mengaku tidak melihat keseriusan dari pihak RS Harapan Bunda untuk membuka informasi terkait proses vaksinasi ulang.

RS Harapan Bunda juga dianggap tidak memberikan kejelasan terhadap korban-korban lainnya. Malah, upaya pihak orang tua korban (di luar 44 nama yang terverifikasi vaksin palsu) untuk menemui dan meminta kejelasan pada Kementerian Kesehatan dan RS Harapan Bunda yang sedang melakukan vaksinasi ulang yang dipersulit oleh pihak keamanan RS Harapan Bunda.

Sejauh ini diduga penyebaran vaksin palsu hanya terjadi pada orang tua yang melakukan pembayaran secara pribadi ke suster, namun mereka mengaku menemukan fakta bahwa terdapat pasien yang melakukan pembayaran vaksin secara resmi (di kasir).

Hal itu terbukti setelah terkena vaksin palsu dan dihubungi oleh Bareskrim untuk diberikan vaksin ulang oleh Kementerian Kesehatan. Juga hal tersebut dianggap menandakan bahwa distribusi vaksin palsu melibatkan pihak RS Harapan Bunda sebagai sebuah institusi.

Itu sebabnya, mereka mendesak RS Harapan Bunda juga sejumlah pihak terkait yang secara wajib, harus segera memberikan pertanggungjawabannya terkait penyebaran, pemberian dan pembiaran vaksin palsu kepada sejumlah anak-anak yang sudah divaksinasi palsu.

(Hurri Rauf)

Comment